Rudal Hawk 200 masih tertanam di tanah

Kamis, 18 Oktober 2012 - 03:33 WIB
Rudal Hawk 200 masih...
Rudal Hawk 200 masih tertanam di tanah
A A A
Sindonews.com - Rudal sayap pesawat tempur Hawk 200 milik TNI Angkatan Udara (AU) tertanam di dalam tanah tempat pesawat itu terjatuh. Akibatnya, para petugas harus memisahkan bagian badan dan sayap pesawat buatan Inggris itu untuk dievakuasi.

Pangko Ops I Marsekal Muda Bagus Puruhito mengatakan, sebagian pesawat itu masuk ke dalam tanah. Hal itu ditambah dengan masih adanya senjata pesawat itu yang masih aktif.

"Posisi sebagian pesawat masuk sekira semeter di dalam tanah. Kesulitannya, karena ada amunisi pesawat yang masih aktif. Ini tentu berbahaya, jadi harus hati-hati. Masih ada satu amunisi (rudal) sayap pesawat yang tertanam. Tapi mudah-mudahan hari ini selesai," katanya di lokasi kejadian, Rabu 17 Oktober 2012.

Bangkai pesawat itu sendiri dievakuasi dengan menggunakan alat berat, dan dibawa dengan menggunakan truk bak terbuka. Petugas evakuasi yang didatangkan dari Madiun, Jawa Timur, harus memisahkan bagian sayap dan badan pesawat untuk memudahkan proses evakuasi.

Bangkai pesawat itu sendiri langsung dibawa menuju Markas TNI AU Pekanbaru, untuk kemudian diselidiki penyebab kecelakaannya.
(lil)
Berita Terkait
Lokasi Pesawat Pakistan...
Lokasi Pesawat Pakistan Jatuh Mirip Medan Perang, 42 Jasad Ditemukan
Ini Penyebab Utama Kecelakaan...
Ini Penyebab Utama Kecelakaan Pesawat Air India
Sebelum Jatuh ke Tanah,...
Sebelum Jatuh ke Tanah, Pilot Pesawat TNI Nyangkut di Rumah Kosong
Detik-detik Evakuasi...
Detik-detik Evakuasi Jenazah Korban Pesawat Jatuh di BSD Serpong
Tunggu Investigasi,...
Tunggu Investigasi, Pesawat Tempur yang Jatuh Belum Dievakuasi
Supermodel Cantik Ini...
Supermodel Cantik Ini Jadi Korban Pesawat Jatuh di Pakistan
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
5 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved