Polisi selidiki BBM ilegal di TTU

Rabu, 17 Oktober 2012 - 08:58 WIB
Polisi selidiki BBM...
Polisi selidiki BBM ilegal di TTU
A A A
Sindonews.com - Sesuai aturan, membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU menggunakan jeriken sudah dilarang, namun pada kenyataannya semakin marak terjadi pada dua SPBU di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Upaya polisi melakukan penjagaan pada dua SPBU di Kefamenanu sudah dilakukan. Namun masih ada saja warga nekat memborong BBM. Diduga selain menjual secara eceran, sebagiannya dijual secara ilegal.
Dua bulan terakhir TNI berhasil menyita 19 ton BBM yang ditimbun warga, kuat dugaan akan dijual secara ilegal.

Problem seputar Bahan Bakar Minyak (BBM) seakan tak pernah selesai, antrean kendaraan setiap hari selalu menghiasi halaman depan dua SPBU di jalan Eltari dan Jalan Sonbay.

Ulah petugas SPBU nakal memberi peluang bagi pembeli yang menggunakan jeriken. Hal ini semakin membuat pembeli semakin nekat. Petugas SPBU kadang diberi upah oleh pembeli untuk memuluskan aksi pembelian BBM via jeriken.

“Kami tunggu polisi pulang baru kami bisa merapat di SPBU untuk antre bensin, kami hanya jual di eceran saja,” tutur Serfina, pembeli BBM gunakan jeriken, di Kefamenanu, Rabu, (17/10/2012)

Dampaknya, banyak kendaraan roda dua dan empat yang mengantri merasa dikorbankan, terkadang tak mendapat jatah BBM padahal sudah mengantri berjam-jam di SPBU, mengantisipasi hal itu polisi menempatkan sejumlah personel di setiap SPBU.

“Tidak seperti biasanya, baru jam 12 siang BBM sudah habis, banyak warga mengeluh jadi kita tempatkan personel di sana,” ujar Kapolres TTU AKBP I Gede Mega Suparwitha.

Pengawasan ketat terhadap SPBU ini terpaksa dilakukan lantaran pengelola SBPU dinilai lemah dalam pengawasan, akibatnya banyak BBM jenis solar dan premium salah dimanfaatkan oleh untuk kepentingan ilegal.

Dalam dua bulan terkahir aparat polisi dan TNI berhasil mengamankan 19 ribu liter BBM jenis solar dan premium yang ditimbun warga di sekitar daerah perbatasan, Belu-Atambua dan Wini serta Napan di TTU. Diduga, BBM tersebut akan dijual secara ilegal ke Timor Leste.
(azh)
Berita Terkait
2 Pemuda Kuras Premium...
2 Pemuda Kuras Premium di SPBU dengan Tangki Mobil Modifikasi
Polisi Ringkus Komplotan...
Polisi Ringkus Komplotan Penyelundup BBM Subsidi di Bali
Kasus 5 Ton BBM Ilegal...
Kasus 5 Ton BBM Ilegal di Selat Singapura, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
Polisi Gagalkan Penyelundupan...
Polisi Gagalkan Penyelundupan 5 Ton Solar Ilegal di Jambi
Selewengkan BBM Bersubsidi,...
Selewengkan BBM Bersubsidi, Pria di Batam Ditangkap Polda Kepri
Selundupkan BBM Bersubsidi...
Selundupkan BBM Bersubsidi dari Talaud, Pria Ini Diamankan Resmob Polres Bitung
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
7 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
9 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
9 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
10 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
12 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved