Jokowi harus tepati janji
Selasa, 16 Oktober 2012 - 09:01 WIB
Jokowi harus tepati janji
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah program demi perubahan Jakarta dijanjikan Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) dinanti-nanti warga Jakarta. Kubu Fauzi Bowo tentu saja merupakan pihak yang paling menunggu-nunggu.
"Jadikanlah janji itu sebagai bukti," ujar Sekretaris Tim Advokasi Fauzi Bowo - Nachrowi Ramli (Foke-Nara), Dasril Affandi saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Senin (15/10/2012).
Kata Dasril, janji memberikan kartu pintar dan kartu sehat yang selama didendangkan Jokowi harus diwujudkan segera. Agar masyarakat Jakarta segera dapat menikmati fasilitas gratis itu.
"Coba realisasikan program kartu pintar dan sehat yang dimiliki Jokowi, seperti apa, termasuk soal lingkungan kumuh yang digagas pasangan Jokowi dan Ahok itu," ujar Dasril lagi.
Menurut Dasril, sesungguhnya, sebagian besar program yang dimiliki Jokowi itu sudah pernah diprogramkan Fauzi Bowo. Namun, semua program tidak kemudian mudah dapat diwujudkan.
"Yang ada di depan mata kita adalah permasalah kependudukan. Jokowi kan punya kartu pintar dan kartu sehat, yang sebenarnya dulu juga sudah pernah dilakukan oleh pak Fauzi. Buktiin sekarang juga apa yang sudah dijanjiin. Juga masalah lingkungan kumuh. Itu juga permasalahan klasik," tukas Dasril.
Seperti diketahui, Jokowi memiliki program yang akan direalisasikan dalam membangun Indonesia baru, di antaranya, terkait penataan kota, seperti melakukan intervensi sosial untuk merevitalisasi pemukiman padat dan kumuh tanpa
penggusuran.
Terkait mengatasi banjir, Jokowi berjanji akan membangun embung/folder untuk menangkap dan menampung air hujan di setiap kecamatan dan kelurahan. Membuat situ atau waduk di hulu sungai.
Di bidang transportasi dalam upaya mengatasi kemacetan Jokowi akan mengganti sebagian besar Busway menjadi Railbus, menambah 1.000 unit bus Transjakarta, pembangunan monorail, merintis pembangunan MRT/Subway sebagai angkutan massal warga kota. Ada pula kartu sehat yang berlaku di rumah sakit biaya ditanggung pemerintah untuk orang tidak mampu.
"Jadikanlah janji itu sebagai bukti," ujar Sekretaris Tim Advokasi Fauzi Bowo - Nachrowi Ramli (Foke-Nara), Dasril Affandi saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Senin (15/10/2012).
Kata Dasril, janji memberikan kartu pintar dan kartu sehat yang selama didendangkan Jokowi harus diwujudkan segera. Agar masyarakat Jakarta segera dapat menikmati fasilitas gratis itu.
"Coba realisasikan program kartu pintar dan sehat yang dimiliki Jokowi, seperti apa, termasuk soal lingkungan kumuh yang digagas pasangan Jokowi dan Ahok itu," ujar Dasril lagi.
Menurut Dasril, sesungguhnya, sebagian besar program yang dimiliki Jokowi itu sudah pernah diprogramkan Fauzi Bowo. Namun, semua program tidak kemudian mudah dapat diwujudkan.
"Yang ada di depan mata kita adalah permasalah kependudukan. Jokowi kan punya kartu pintar dan kartu sehat, yang sebenarnya dulu juga sudah pernah dilakukan oleh pak Fauzi. Buktiin sekarang juga apa yang sudah dijanjiin. Juga masalah lingkungan kumuh. Itu juga permasalahan klasik," tukas Dasril.
Seperti diketahui, Jokowi memiliki program yang akan direalisasikan dalam membangun Indonesia baru, di antaranya, terkait penataan kota, seperti melakukan intervensi sosial untuk merevitalisasi pemukiman padat dan kumuh tanpa
penggusuran.
Terkait mengatasi banjir, Jokowi berjanji akan membangun embung/folder untuk menangkap dan menampung air hujan di setiap kecamatan dan kelurahan. Membuat situ atau waduk di hulu sungai.
Di bidang transportasi dalam upaya mengatasi kemacetan Jokowi akan mengganti sebagian besar Busway menjadi Railbus, menambah 1.000 unit bus Transjakarta, pembangunan monorail, merintis pembangunan MRT/Subway sebagai angkutan massal warga kota. Ada pula kartu sehat yang berlaku di rumah sakit biaya ditanggung pemerintah untuk orang tidak mampu.
(lns)