Tahun ini, ada 8 gajah mati

Senin, 15 Oktober 2012 - 20:36 WIB
Tahun ini, ada 8 gajah...
Tahun ini, ada 8 gajah mati
A A A
Sindonews.com - Kehidupan gajah di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Pelalawan Riau makin mengkawatirkan. Meski hidup di kawasan konservasi yang disediakan pemerintah, namun tidak membuat gajah ini selamat dari maut.

Humas World Wide Fund for Nature (WWF) Riau Syamsidar mencatat, sejak awal 2012, delapan ekor gajah mati di TNTN dan sekitarnya. Ini menandakan, walau hidup dikawasan yang dilindungi, namun maut tetap saja mengancam satwa yang hampir punah itu.

"Di dalam TNTN, ada tiga ekor yang mati dan lima ekor lagi mati di area hutan Tesso Nilo, masih bagian Taman Nasional secara keseluruhan," ucapnya, kepada wartawan, di Pekanbaru, Senin (15/8/2012).

Ia menjelaskan, banyaknya perambahan sekaligus dijadikannya tempat tinggal masyarakat secara ilegal di sekitar TNTN, menjadi penyebab terancamnya gajah Sumatera di sana.

Dari informasi yang dihimpun, sudah ribuan hektar kawasan TNTN dijadikan pemukiman dan perkebunan ilegal. Saat ini diperkirakan ada 1.500 kepala keluarga yang bermukim secara ilegal disana. Lemahnya hukum juga merupakan faktor berikutnya yang semakin mengancam kelangsungan hidup gajah.

"Selama ini tidak satupun kasus pembunuhan satwa yang terungkap. Inilah yang membuat orang mudah melakukan pembunuhan lagi untuk yang kesekian kalinya. Selain itu kasus penegakan hukum yang merambah TNTN juga sampai kini tidak jelas," tandasnya.

Diketahui, akhir pekan lalu, seekor gajah jantan berusai empat tahun kembali ditemukan mati di TNTN. Balai TNTN menyatakan gajah tersebut mati akibat diracun. Ini karena ada benda asing yang diduga racun yang membuat gajah ini tidak berdaya dan akhirnya mati.

TNTN saat ini memiliki luas 86 ribu hektar. TNTN ditetapkan sebagai kasawan konservasi harimau dan gajah Sumatera sejak tahun 2004. Namun kini kondisinya kritis.
(maf)
Berita Terkait
Pentingnya Komitmen...
Pentingnya Komitmen Menjaga Satwa Liar demi Kelestarian Lingkungan
Warga Bukittinggi Digemparkan...
Warga Bukittinggi Digemparkan Musang Liar Datangi Toko Ponsel, Nyaris Gigit Pembeli
Kakatua dan Blue Gold...
Kakatua dan Blue Gold Macau di Lembang Park and Zoo Berhasil Dikembangbiakan
Harimau Jantan Muncul...
Harimau Jantan Muncul di Dekat Permukiman di Riau, Videonya Viral
Kemunculan Tapir di...
Kemunculan Tapir di Pinggir Jalan Sungaipenuh-Tapan Bikin Geger Warga
Miris, Belasan Satwa...
Miris, Belasan Satwa Menggemaskan Ini Dijual Secara Online
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
17 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
22 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
28 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
38 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
48 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved