Soekarwo tetap gandeng Gus Ipul
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 14:15 WIB
Soekarwo tetap gandeng Gus Ipul
A
A
A
Sindonews.com - Soekarwo rencananya tetap menggandeng Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur (Jatim) 2013. Ini merupakan duet jilid II setelah Soekarwo-Gus Ipul menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2009-2014
"Saya cocoknya sama Gus Ipul. Nanti ya diumumkan nanti. Yang jelas sama Gus Ipul," ujar Soekarwo sembari memanggil Gus Ipul yang tak jauh dari ruangan tersebut, Jumat (12/10/2012).
Menurut Soekarwo, pengumuan untuk menggandeng lagi Gus Ipul bukan tanpa alasan atau tekanan dari sejumlah pihak. Bahkan, penyataan tersebut juga bukan terpengaruh dengan agenda Rekernas II Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Surabaya itu.
"Ya cocok saja dengan Gus Ipul. Beliau ini juga cucu dari KH Hasyim Asy'ary. Tidak ada kaitannya dengan Rekernas PDIP," katanya.
Ia juga menyebut, keputusan bergandengan dengan Gus Ipul ini, sudah mendapat dukungan dari sejumlah partai politik. Sayangnya, Soekarwo enggan menyebut partai apa yang sudah melayangkan dukungan tersebut.
"Ya ada yang mendukung. Ada pula yang ketua DPD-nya belum (mendukung) tapi ketua DPP-nya sudah," tandasnya.
"Saya cocoknya sama Gus Ipul. Nanti ya diumumkan nanti. Yang jelas sama Gus Ipul," ujar Soekarwo sembari memanggil Gus Ipul yang tak jauh dari ruangan tersebut, Jumat (12/10/2012).
Menurut Soekarwo, pengumuan untuk menggandeng lagi Gus Ipul bukan tanpa alasan atau tekanan dari sejumlah pihak. Bahkan, penyataan tersebut juga bukan terpengaruh dengan agenda Rekernas II Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Surabaya itu.
"Ya cocok saja dengan Gus Ipul. Beliau ini juga cucu dari KH Hasyim Asy'ary. Tidak ada kaitannya dengan Rekernas PDIP," katanya.
Ia juga menyebut, keputusan bergandengan dengan Gus Ipul ini, sudah mendapat dukungan dari sejumlah partai politik. Sayangnya, Soekarwo enggan menyebut partai apa yang sudah melayangkan dukungan tersebut.
"Ya ada yang mendukung. Ada pula yang ketua DPD-nya belum (mendukung) tapi ketua DPP-nya sudah," tandasnya.
(azh)