Lagi, uang palsu beredar di NTT, pedagang resah
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 12:19 WIB
Lagi, uang palsu beredar di NTT, pedagang resah
A
A
A
Sindonews.com - Peredaran uang palsu mulai marak di wilayah perbatasan Indonesia khususnya di wilayah Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara timur (NTT).
Kebanyakan uang palsu yang beredar sangat mirip dengan uang asli, akibatnya, warga maupun pedagang sulit membedakannya. Selain di pasar, uang palsu juga masuk ke toko-toko sembako.
"Mungkin terselip saat pembeli membayar, karena tidak teliti, bulan lalu saya sempat temukan dua lembar dalam pecahan Rp.50.000, dua lembar dan saat ini saya masih simpan,” ujar Yustinus Go, pemilik Toko 9 Jaya Baru, Jumat, (12/10/2012).
Sulitnya membedakan uang palsu bukan saja terjadi pada uang rupiah, uang asing seperti dolar AS juga sering dipalsukan. Pedagang di seputaran terminal Kota Kefamenanu menemukan uang dolar AS palsu.
“Uang palsu yang kita dapati itu USD20. Kita tidak tahu kalau itu uang palsu. Ketahuan pada saat ditukar di salah satu bank di Atambua," Kata sumber yang enggan diberitakan namanya.
Kata dia, begitu ketahuan itu uang dolar palsu, pemilik langsung menyobeknya. Dikuatirkan, peredaran uang palsu sudah marak namun hingga saat ini polisi belum juga menangkap para pelaku.
Kebanyakan uang palsu yang beredar sangat mirip dengan uang asli, akibatnya, warga maupun pedagang sulit membedakannya. Selain di pasar, uang palsu juga masuk ke toko-toko sembako.
"Mungkin terselip saat pembeli membayar, karena tidak teliti, bulan lalu saya sempat temukan dua lembar dalam pecahan Rp.50.000, dua lembar dan saat ini saya masih simpan,” ujar Yustinus Go, pemilik Toko 9 Jaya Baru, Jumat, (12/10/2012).
Sulitnya membedakan uang palsu bukan saja terjadi pada uang rupiah, uang asing seperti dolar AS juga sering dipalsukan. Pedagang di seputaran terminal Kota Kefamenanu menemukan uang dolar AS palsu.
“Uang palsu yang kita dapati itu USD20. Kita tidak tahu kalau itu uang palsu. Ketahuan pada saat ditukar di salah satu bank di Atambua," Kata sumber yang enggan diberitakan namanya.
Kata dia, begitu ketahuan itu uang dolar palsu, pemilik langsung menyobeknya. Dikuatirkan, peredaran uang palsu sudah marak namun hingga saat ini polisi belum juga menangkap para pelaku.
(lns)