Jokowi pamitan dengan warga Solo
Kamis, 04 Oktober 2012 - 09:40 WIB
Jokowi pamitan dengan warga Solo
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang pelantikan Gubernur DKI yang rencananya akan digelar pada Minggu 7 Oktober 2012, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menggelar upacara perpisahan dengan mantan Walikota Joko Widodo (Jokowi), Kamis (4/10/2012).
Pemandangan tak biasa itu berlangsung di halaman Balaikota Solo.Tampak seluruh jajaran Pemkot Solo mengikuti upacara perpisahan Jokowi dengan mengenakan pakaian adat. Jokowi sendiri yang biasa di hari Kamis menggunakan pakaian beskap terlihat mengenakan batik.
"Saya minta maaf tidak pakai beskap karena sudah terlanjur dibawa ke Jakarta. Saya tidak pamit, saya hanya menyampaikan kalau tanggal 7 atau tanggal 11 saya sudah bertugas di Jakarta. Jangan sampai ada yang bilang, selamat tinggal Pak Jokowi," jelas Jokowi di hadapan para PNS di Balai Kota, Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/10/2012).
Meskipun dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai Wali Kota, namun nantinya setiap pekan dirinya akan pulang ke Solo.
"Saya itu biar sudah tidak lagi menjabat sebagai Wali Kota, tapi saya setiap minggu, setiap bulan, akan pulang ke Solo. Jakarta itu kan masih di NKRI, jadi tidak perlu pamitan. Kan masih di NKRI," paparnya.
Dalam acara itu Jokowi diberi keris dan tokoh wayang Puntodewo yang diberikan wakil walikota FX Hadyrudyatmo.
Di hadapan ratusan PNS, Jokowi meminta agar di bawah kepemimpinan FX Hadi Rudyatmo, para PNS tetap solid. Bahkan Jokowi menilai Rudy jauh lebih menguasai lapangan dibandingkan dirinya.
Jokowi juga meminta maaf bila selama kepemimpinannya banyak kebijakan yang diterapkan membuat sakit hati para PNS.
Pemandangan tak biasa itu berlangsung di halaman Balaikota Solo.Tampak seluruh jajaran Pemkot Solo mengikuti upacara perpisahan Jokowi dengan mengenakan pakaian adat. Jokowi sendiri yang biasa di hari Kamis menggunakan pakaian beskap terlihat mengenakan batik.
"Saya minta maaf tidak pakai beskap karena sudah terlanjur dibawa ke Jakarta. Saya tidak pamit, saya hanya menyampaikan kalau tanggal 7 atau tanggal 11 saya sudah bertugas di Jakarta. Jangan sampai ada yang bilang, selamat tinggal Pak Jokowi," jelas Jokowi di hadapan para PNS di Balai Kota, Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/10/2012).
Meskipun dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai Wali Kota, namun nantinya setiap pekan dirinya akan pulang ke Solo.
"Saya itu biar sudah tidak lagi menjabat sebagai Wali Kota, tapi saya setiap minggu, setiap bulan, akan pulang ke Solo. Jakarta itu kan masih di NKRI, jadi tidak perlu pamitan. Kan masih di NKRI," paparnya.
Dalam acara itu Jokowi diberi keris dan tokoh wayang Puntodewo yang diberikan wakil walikota FX Hadyrudyatmo.
Di hadapan ratusan PNS, Jokowi meminta agar di bawah kepemimpinan FX Hadi Rudyatmo, para PNS tetap solid. Bahkan Jokowi menilai Rudy jauh lebih menguasai lapangan dibandingkan dirinya.
Jokowi juga meminta maaf bila selama kepemimpinannya banyak kebijakan yang diterapkan membuat sakit hati para PNS.
(rsa)