Sepanjang 2012, 3 TKI Polman tewas di Arab

Rabu, 03 Oktober 2012 - 16:12 WIB
Sepanjang 2012, 3 TKI...
Sepanjang 2012, 3 TKI Polman tewas di Arab
A A A
Sindonews.com - Sepanjang tahun 2012, sedikitnya tiga orang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), di Arab Saudi, tewas.

"Ketiganya dikabarkan meninggal karena mengalami sakit. Belum lama ini, Hajrah, warga Desa Paku, Kecamatan Binuang, juga meninggal karena sakit," ujar Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Polman Sarullah, kepada Sindonews, saat ditemui di kantornya, Rabu (3/10/2012).

Ditambahkan dia, para TKW itu bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Dari tiga TKI yang meninggal, jenazah dua di antaranya telah dipulangkan ke kampung halamannya, di wilayah Polman. Sementara satu orang lainnya, dimakamkan di Arab atas permintaan pihak keluarga.

Ketiga TKI asal Polman yang meninggal tersebut adalah, Becce binti Jalil Kasim, warga Dusun Katapang, Desa Dakka, Kecamatan Tapango. Dia meninggal pada 3 Maret 2012 karena sakit.

TKW selanjutnya adalah Lina binti Taduwi, warga Desa Tubi, Kecamatan Tubi Taramanu (Tutar). Dia meninggal pada bulan Juli karena sakit. Hanya saja, jenazah Lina langsung dimakamkan di Arab Saudi atas permintaan pihak keluarganya.

"TKI yang ketiga adalah Hajrah binti Muhammading Marawang, yang belum lama ini telah dikebumikan di kampungnya, Desa Paku, Kecamatan Binuang. Hajrah meninggal karena sakit pada 15 Agustus 2012," jelasnya.

Sarullah menambahkan, dua TKW yang telah dipulangkan tersebut, yang paling cepat prosesnya pemulangannya adalah jenazah Becce binti Jali Kasim.

Proses pemulangan jenazah Becce lebih cepat ketimbang pemulangan jenazah Hajrah, karena selain upaya pemda mendesak, di Arab Saudi, ada keluarga almarhum Becce yang ketika itu mengurus proses pemulangannya. "Itu juga karena majikannya yang telah membantu mengurus pemulangannya," imbuhnya.

Karena itu, dari kasus kematian yang terjadi itu, dia berharap kepada masyarakat Polman yang ingin mencari kerja dengan menjadi TKI, harus betul-betul mempertimbangkan kondisi kesehatan.
(san)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
12 menit yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
21 menit yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
6 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved