Penyebab tewasnya siswa pelayaran masih misterius

Senin, 01 Oktober 2012 - 16:22 WIB
Penyebab tewasnya siswa...
Penyebab tewasnya siswa pelayaran masih misterius
A A A
Sindonews.com - Penyebab tewasnya Maulana Aniul Yakin (19), siswa Balai Pusat Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) masih misterius. Bahkan, pihak BP2IP tidak mengetahui penyebab tewas siswa ketika melakukan kegiatan Out Door Management Training (OMT) di kolam renang setempat.

Menurut Aris Jamaan, Perwira Aktivitas BP2IP Surabaya, pihaknya menyerahkan kasus ini ke polisi. Hingga kini, pihaknya juga belum mengetahui hasil autopsi korban.

"Kita serahkan saja semua ke polisi. Termasuk menunggu hasil autopsi yang dilakukan dokter," ungkap Aris menjelaskan di kantor BP2IP Jalan Gunung Anyar, Surabaya, Senin (1/10/2012).

Aris menjelaskan, tewasnya taruna asal Dusun Dungu, Kecamatan Trageh, Kabupaten Bangkalan, Madura ini bermula ketika para taruna Diklat Pelaut (DP) III pembentukan mengikuti persiapan Masa Orientasi Disiplin (MOD). Saat itu kegiatan ini diikuti oleh 237 Taruna.

Singkatnya, pada hari Sabtu 29 September 2012 taruna baru ini sedang mengikuti kegiatan penyebrangan basah di kolam latih. Dalam kegiatan ini dipisahkan antara yang bisa berenang dan yang tidak bisa berenang. Korban sendiri merupakan taruna yang tidak bisa berenang, maka saat penyeberangan basah ini menggunakan alat keselamatan berupa tali seling.

Kegiatan itu berlangsung seperti biasa. Namun, ketika pukul 13.00 WIB saatnya taruna ini makan siang. Dan saat itulah diketahui jumlah taruna hanya 236 orang saja. Para senior dan instruktur langsung mencari di sekitar kolam.

"Karena tidak ada tanda-tanda di tempat itu, maka diambil kesimpulan yang bersangkutan meninggalkan kampus," katanya.

Hingga pada Hari Minggu 30 September 2012 pencarian dilakukan di luar kampus. Hal itu berdasarkan keterangan warga sekitar ada salah satu taruna yang melarikan diri. Rupanya, pencarian itu tidak membuahkan hasil. Bahkan pihak kampus juga telah menghubungi keluarga yang bersangkutan.

"Pada hari Minggu sekitar pukul 16.00 WIB diputuskan untuk mencari di dasar kolam. Saat dilakukan penyelaman ternyata jenazah korban ditemukan pada kedalaman empat meter," ujar Aris.

Menurut Aris, sebelum dilakukan OMT, korban tidak pernah mengeluh sakit. Ia herang ketika jasad maulana ditemukan di dalam kolam. Ia pun mengaku pasrah kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.

Kata Aris, bisa jadi penyebab tewasnya Maulana bermacam-macam. Tidak menutup kemungkinan korban ini tewas juga dianiaya. Ia juga menyebut ada sejumlah luka di bagian pipi dan wajah.

"Banyak kemungkinan-kemungkinan penyebab tewasnya Maulana. Termasuk dianiaya, tapi semua kita serahkan ke Polisi," ujarnya.
(azh)
Berita Terkait
Ngeri, Mayat Terbungkus...
Ngeri, Mayat Terbungkus Kantong Sampah Gegerkan Warga Bogor
31 Tahun Jadi Misteri,...
31 Tahun Jadi Misteri, Mayat Wanita Bertato Bunga Teridentifikasi
Polisi Ungkap Identitas...
Polisi Ungkap Identitas Mayat Wanita yang Alami 22 Luka Tusuk
Ngeri! Mayat Tanpa Identitas...
Ngeri! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di BKT, Diduga Korban Pembunuhan
Karo Gempar! Mayat Korban...
Karo Gempar! Mayat Korban Pembunuhan Dibuang ke Jurang
Warga Cisalak Depok...
Warga Cisalak Depok Geger, Potongan Kaki Ditemukan di Setu Pengarengan
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
42 menit yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
2 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
2 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
2 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved