Siswi SMP Budi Utomo diperkosa teman FB
Senin, 01 Oktober 2012 - 16:21 WIB
Siswi SMP Budi Utomo diperkosa teman FB
A
A
A
Sindonews.com - Setelah dinyatakan hilang dibawa kabur teman Facebook, akhirnya siswi SMP Budi Utomo, Sukmajaya, Depok, kembali ke rumah. Setibanya di rumah, diketahui ternyata korban diperkosa teman jejaring sosialnya yang diketahui bernama Den Gilang atau Catur Sugiharto.
"Anak saya ditemukan oleh seseorang yang mengenalinya. Sebelumnya, saya sempat menyebar foto ke terminal dan stasiun Depok. Dia diantar sekitar pukul 15.00 WIB, pada Minggu 30 September 2012. Orang itu menemukannya di terminal dan langsung membawa pulang ke rumah," ujar Ibunda korban, Rauden Gultom kepada wartawan, Senin (1/10/2012).
Dia menambahkan, selama dibawa pelaku, korban kerap mendapatkan perlakukan kekerasan. Sejumlah kekerasan fisik kerap dialaminya. "Anak saya bilang, kalau pelaku sempat memukul. Makanya, anak saya nggak betah dan meminta pulang. Dia juga sempat mendapat perlakuan senonoh dari pelaku," jelasnya.
Dia menceritakan, pertemuan korban dengan pelaku, terjadi di depan Ramayana Plaza, pintu keluar Terminal Depok.
"Setelah mereka akrab di Facebook, korban dan pelaku memutuskan untuk bertemu. Pertemuan mereka pertama kali di depan Ramayana. Korban langsung dibawa masuk ke dalam bus kota dan segera meluncur ke Parung. Saat itu, korban merasa seperti dihipnotis, karena selalu mau menuruti permintaan pelaku," paparnya.
Kendati sudah kembali pulang, Rauden mengaku korban masih trauma. "Dia masih terus menangis. Mungkin mengingat kejadian yang sudah menimpa dirinya. Saat ini ASS sedang diperiksa di Unit Kriminal Umum Polres Depok," tandasnya.
"Anak saya ditemukan oleh seseorang yang mengenalinya. Sebelumnya, saya sempat menyebar foto ke terminal dan stasiun Depok. Dia diantar sekitar pukul 15.00 WIB, pada Minggu 30 September 2012. Orang itu menemukannya di terminal dan langsung membawa pulang ke rumah," ujar Ibunda korban, Rauden Gultom kepada wartawan, Senin (1/10/2012).
Dia menambahkan, selama dibawa pelaku, korban kerap mendapatkan perlakukan kekerasan. Sejumlah kekerasan fisik kerap dialaminya. "Anak saya bilang, kalau pelaku sempat memukul. Makanya, anak saya nggak betah dan meminta pulang. Dia juga sempat mendapat perlakuan senonoh dari pelaku," jelasnya.
Dia menceritakan, pertemuan korban dengan pelaku, terjadi di depan Ramayana Plaza, pintu keluar Terminal Depok.
"Setelah mereka akrab di Facebook, korban dan pelaku memutuskan untuk bertemu. Pertemuan mereka pertama kali di depan Ramayana. Korban langsung dibawa masuk ke dalam bus kota dan segera meluncur ke Parung. Saat itu, korban merasa seperti dihipnotis, karena selalu mau menuruti permintaan pelaku," paparnya.
Kendati sudah kembali pulang, Rauden mengaku korban masih trauma. "Dia masih terus menangis. Mungkin mengingat kejadian yang sudah menimpa dirinya. Saat ini ASS sedang diperiksa di Unit Kriminal Umum Polres Depok," tandasnya.
(san)