Puluhan siswa SMA Negeri 9 Pauh kesurupan
Senin, 01 Oktober 2012 - 12:33 WIB
Puluhan siswa SMA Negeri 9 Pauh kesurupan
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 9 Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) kesurupan usai mengikuti upacara bendera di lingkungan sekolahnya. Akibat kejadian tersebut, aktivitas belajar mengajar di SMA Negeri 9 dihentikan.
Para siswa ini ada yang dijemput pulang orangtuanya dan ada yang di bawa ke masjid untuk diobati. Total siswa yang kesurupan mencapai 30 orang. Peristiwa ini terjadi setelah para siswa ini mengikuti upacara bendera yang rutin digelar disekolah mereka setiap Senin pagi.
Salah seorang guru di SMA Negeri 9 Pauh, Farida mengatakan tiba-tiba saja satu persatu para siswi ini menjerit-jerit dan tidak sadarkan diri setelah memasuki ruangan kelas. Sejumlah guru dan para siswa lainnya pun panik.
"Kita panik karena hal ini baru kali ini terjadi di sekolah ini. karena panik banyak orangtua siswa yang datang ke sekolah untuk menjemput dan membawa pulang anaknya dan diobati di rumah,"ujar Farida menjelaskan, Senin (1/10/2012).
Kesurupan massal ini membuat aktivitas belajar mengajar di sekolah ini dihentikan untuk sementara/ seluruh siswa dan para guru segera dipulangkan.
Para siswa ini ada yang dijemput pulang orangtuanya dan ada yang di bawa ke masjid untuk diobati. Total siswa yang kesurupan mencapai 30 orang. Peristiwa ini terjadi setelah para siswa ini mengikuti upacara bendera yang rutin digelar disekolah mereka setiap Senin pagi.
Salah seorang guru di SMA Negeri 9 Pauh, Farida mengatakan tiba-tiba saja satu persatu para siswi ini menjerit-jerit dan tidak sadarkan diri setelah memasuki ruangan kelas. Sejumlah guru dan para siswa lainnya pun panik.
"Kita panik karena hal ini baru kali ini terjadi di sekolah ini. karena panik banyak orangtua siswa yang datang ke sekolah untuk menjemput dan membawa pulang anaknya dan diobati di rumah,"ujar Farida menjelaskan, Senin (1/10/2012).
Kesurupan massal ini membuat aktivitas belajar mengajar di sekolah ini dihentikan untuk sementara/ seluruh siswa dan para guru segera dipulangkan.
(azh)