Korsleting, 4 rumah terbakar
Kamis, 27 September 2012 - 13:11 WIB
Korsleting, 4 rumah terbakar
A
A
A
Sindonews.com - Diduga karena arus pendek listrik, empat unit rumah di kawasan Tunggul Hitam, Kota Padang, Sumatera Barat, ludes terbakar. Pemilik rumah yang tidak sempat menyelamatkan barang apapun, langsung pingsan saat mendapati rumahnya ludes.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 10.30 WIB ini berlangsung cukup cepat. Kobaran api yang membakar rumah dari kayu itu dengan cepat merembet ke bangunan di sebelahnya.
Warga sekitar mencoba memadamkan api dengan alat seadanya namun upayanya gagal. Baru setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran datang, api berhasil dijinakkan satu jam kemudian.
Sementara itu, Farida salah satu pemilik rumah histeris dan pingsan ketika mengetahui rumah kontrakannya ludes terbakar. Maklum saja, ia sedang pergi ketika peristiwa itu terjadi sehingga tidak sempat menyelamatkan barang berharga.
Menurut Kepala Operasional Pemadam Kebakaran Kot Padang Edei Asri, dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek listrik.
"Salah satu rumah kontrakan ditinggal pemiliknya, api berasal dari rumah tersebut," katanya, Kamis (27/9/2012).
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 10.30 WIB ini berlangsung cukup cepat. Kobaran api yang membakar rumah dari kayu itu dengan cepat merembet ke bangunan di sebelahnya.
Warga sekitar mencoba memadamkan api dengan alat seadanya namun upayanya gagal. Baru setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran datang, api berhasil dijinakkan satu jam kemudian.
Sementara itu, Farida salah satu pemilik rumah histeris dan pingsan ketika mengetahui rumah kontrakannya ludes terbakar. Maklum saja, ia sedang pergi ketika peristiwa itu terjadi sehingga tidak sempat menyelamatkan barang berharga.
Menurut Kepala Operasional Pemadam Kebakaran Kot Padang Edei Asri, dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek listrik.
"Salah satu rumah kontrakan ditinggal pemiliknya, api berasal dari rumah tersebut," katanya, Kamis (27/9/2012).
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
(ysw)