PAN akhirnya legowo lepas Jokowi
Kamis, 27 September 2012 - 08:05 WIB
PAN akhirnya legowo lepas Jokowi
A
A
A
Sindonews.com - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Solo melunak untuk melepas Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) melenggang menjadi Gubernur DKI Jakarta. Padahal, sebelumnya Fraksi PAN ngotot agar Jokowi menghabiskan masa jabatannya sebagai Wali Kota Solo.
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Solo Umar Hasyim mengatakan, Fraksi PAN DPRD Kota Solo legowo melepas Jokowi setelah melihat hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta yang menunjukkan warga Jakarta menginginkan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Pada awalnya PAN Solo memang menolak Jokowi ke Jakarta, karena masa kerja Jokowi belum berakhir hingga 2014. Namun, melihat masyarakat Jakarta dalam Pilgub lebih memilih Jokowi, maka PAN tidak akan mempersulit pengunduran diri Jokowi," katanya di Solo, Jawa Tengah, Rabu 26 September 2012 malam.
Dia mengungkapkan, PAN harus realistis menerima kenyataan jika penghitungan cepat sejumlah lembaga survei menunjukkan Jokowi-Basuki sebagai pemenang Pilgub putaran kedua.
Lebih lanjut, Umar Hasyim juga menegaskan akan membawa persoalan tersebut ke dalam forum rapat kerja daerah yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. Forum rapat kerja daerah sendiri merupakan forum tertinggi setelah musyawarah daerah.
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Solo Umar Hasyim mengatakan, Fraksi PAN DPRD Kota Solo legowo melepas Jokowi setelah melihat hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta yang menunjukkan warga Jakarta menginginkan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Pada awalnya PAN Solo memang menolak Jokowi ke Jakarta, karena masa kerja Jokowi belum berakhir hingga 2014. Namun, melihat masyarakat Jakarta dalam Pilgub lebih memilih Jokowi, maka PAN tidak akan mempersulit pengunduran diri Jokowi," katanya di Solo, Jawa Tengah, Rabu 26 September 2012 malam.
Dia mengungkapkan, PAN harus realistis menerima kenyataan jika penghitungan cepat sejumlah lembaga survei menunjukkan Jokowi-Basuki sebagai pemenang Pilgub putaran kedua.
Lebih lanjut, Umar Hasyim juga menegaskan akan membawa persoalan tersebut ke dalam forum rapat kerja daerah yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. Forum rapat kerja daerah sendiri merupakan forum tertinggi setelah musyawarah daerah.
(lil)