Kapal Ferry tenggelam di Selat Sunda
Rabu, 26 September 2012 - 09:01 WIB
Kapal Ferry tenggelam di Selat Sunda
A
A
A
Sindonews.com - Kapal Motor Penumpang (KMP) Bahugajaya yang mengangkut ratusan penumpang dan puluhan kendaraan tenggelam di Perairan Selat Sunda, setelah bertabrakan dengan kapal tanker NORGAS CATHINKA. AKibatnya, dua orang dikabarkan tewas dan puluhan kendaraan tidak terselamatkan.
Dari informasi di lapangan diketahui, kapal ferry milik PT ALP ini bertolak dari Pelabuhan Merak sekira pukul 03.00 WIB. Kemudian pada pukul O4.48 WIB, kapal tersebut bertabrakan dengan kapal tanker NORGAS CATHINKA yang hendak menuju Algas, Singapura.
Pada pukul 05.30 WIB, kondisi KMP Bahugajaya dalam keadaan miring, para penumpang pun langsung dievakuasi dengan kapal yang ada di Pelabuhan Bakauheni, yaitu KMP Jatra dan KMP Bontang. Kemudian, Kapal Tug Boat PCM dan Kapal Lanal Banten Tamposo, yang telah mendengar adanya kejadian itu juga ikut melakukan SAR.
Untuk diketahui, kapal tersebut telah mengangkut 10 unit motor, 12 mobil penumpang, 22 mobil pribadi, pick up 11, truk sedang 17, dan truk besar 18 unit.
Humas ASDP Merak Mario Sardadi mengatakan, pencarian dan evakuasi korban masih terus dilakukan oleh pihaknya. "Untuk apakah ada korban atau tidak, kami masih menunggu dari tim SAR," katanya kepada wartawan di Merak, Banten, Rabu (26/9/2012).
Dari informasi di lapangan diketahui, kapal ferry milik PT ALP ini bertolak dari Pelabuhan Merak sekira pukul 03.00 WIB. Kemudian pada pukul O4.48 WIB, kapal tersebut bertabrakan dengan kapal tanker NORGAS CATHINKA yang hendak menuju Algas, Singapura.
Pada pukul 05.30 WIB, kondisi KMP Bahugajaya dalam keadaan miring, para penumpang pun langsung dievakuasi dengan kapal yang ada di Pelabuhan Bakauheni, yaitu KMP Jatra dan KMP Bontang. Kemudian, Kapal Tug Boat PCM dan Kapal Lanal Banten Tamposo, yang telah mendengar adanya kejadian itu juga ikut melakukan SAR.
Untuk diketahui, kapal tersebut telah mengangkut 10 unit motor, 12 mobil penumpang, 22 mobil pribadi, pick up 11, truk sedang 17, dan truk besar 18 unit.
Humas ASDP Merak Mario Sardadi mengatakan, pencarian dan evakuasi korban masih terus dilakukan oleh pihaknya. "Untuk apakah ada korban atau tidak, kami masih menunggu dari tim SAR," katanya kepada wartawan di Merak, Banten, Rabu (26/9/2012).
(lil)