Selundupkan imigran, 393 WNI ditahan Australia

Selasa, 25 September 2012 - 16:55 WIB
Selundupkan imigran,...
Selundupkan imigran, 393 WNI ditahan Australia
A A A
Sindonews.com - Selama kurun waktu dua tahun terakhir hingga Maret 2012, sebanyak 438 orang Warga Negera Indonesia (WNI) menjalani proses hukum di Australia. Namun hingga saat ini, masih tersisa 393 orang WNI yang masih menunggu proses hukum tersebut.

Menurut staf Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Sydney, Fahmi Jamaludin, penahanan WNI tersebut atas tuduhan pelanggaran UU Keimigrasian tentang penyelundupan imigran gelap. WNI yang semuanya Anak Buah Kapal (ABK) ini dimanfaatkan sindikat penyelundupan imigran untuk mengangkut penumpang tujuan Australia.

"Para ABK ini dimanfaatkan sindikat imigran gelap dengan imbalan tertentu. Mereka diperintahkan menunggu 2-5 kilometer di tengah laut untuk kemudian mengangkut penumpang imigran ke Australia," kata Fahmi Jamaludin menjelaskan kepada wartawan, Selasa (25/9/2012).

Seiring dengan perubahan UU Keimigrasian Australia, lanjut Fahmi, para sindikat imigran tersebut kini mengincar ABK berusia muda. Karena berdasar UU tersebut, pelaku penyelundupan yang berada dibawah umur 18 tahun bisa dibebaskan tanpa melalui proses hukum.

"Saat ini sindikat imigran memanfaatkan ABK berusia muda. Jika mereka tertangkap aparat, diminta untuk mengaku masih berusia dibawah 18 tahun. Jika petugas imigrasi merasa yakin, ABK tersebut bisa dibebaskan tanpa melalui proses hukum," tandas Fahmi.
(azh)
Berita Terkait
Ditjen Imigrasi tangkap...
Ditjen Imigrasi tangkap 17 WN Vietnam Pekerja Klinik Bedah
Kapal Pengangkut Imigran...
Kapal Pengangkut Imigran Gelap Terbalik di Italia, 40 Hilang
Viral Aksi Joget Mahasiswa...
Viral Aksi Joget Mahasiswa Aceh Usir Ratusan Imigran Gelap Rohingya
Dibawa Kabur Imigran...
Dibawa Kabur Imigran Gelap, Mobil Dinas Rudenim Ditemukan di Masjid
Uni Eropa Setujui Aturan...
Uni Eropa Setujui Aturan Lebih Ketat untuk Tangani Imigran Gelap
10 Fakta Mengerikan...
10 Fakta Mengerikan Rute Gelap Imigran ke Eropa, Seperti Mempertaruhkan Nyawa
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
4 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
6 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
7 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
7 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
8 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
8 jam yang lalu
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved