Empatlawang batal miliki dokter tambahan

Senin, 24 September 2012 - 02:33 WIB
Empatlawang batal miliki...
Empatlawang batal miliki dokter tambahan
A A A
Sindonews.com - Kabupaten Empatlawang, Sumatera Selatan batal memiliki tenaga dokter umum yang direkrut melalui seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) jalur umum tahun ini. Pasalnya, tidak ada satupun peserta seleksi yang mampu menembus passing grade nilai ujian tersebut untuk mengisi lima formasi yang tersedia.

Selain itu, empat formasi untuk tenaga perawat kesehatan di Kabupaten tersebut pun tidak terisi dengan alasan yang sama. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empatlawang Isa Sigit mengaku kecewa dengan tidak terisinya posisi tenaga kesehatan tersebut, karena Empatlawang benar-benar membutuhkan tenaga kesehatan.

"Jelas prihatin. Karena Empatlawang masih sangat membutuhkan tenaga dokter sesuai pengajuan kita ke Kemenpan dan RB, tapi nyatanya tidak ada yang lulus," katanya di Empatlawang, Sumatera Selatan, Minggu 23 September 2012.

Meski demikian, dirinya tetap mengambil nilai positif dari tidak terisinya formasi tenaga kesehatan itu. "Biarlah nanti kita menunggu hingga mendapatkan tenaga dokter yang berkualitas, dan memiliki kemampuan dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah pusat," ujarnya.

Dia mengungkapkan, rencananya dirinya akan menempatkan dua orang tenaga kesehatan di Puskesmas yang berada di bawah Dinkes Kabupaten Empatlawang. Sementara sisanya, akan ditempatkan di RSUD Empatlawang.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Empatlawang Joncik Muhammad meminta pemerintah daerah mencari solusi untuk mengisi kekosongan tenaga kesehatan di daerah tersebut. "Kekurangan akan tenaga medis sudah sejak lama, dan jumlah dokter di Empatlawang ini sangat terbatas," ungkapnya.

Lebih lanjut, dia pun mengusulkan agar pemerintah daerah mau merekrut tenaga dokter dengan pola ikatan dinas dengan bekerja sama dengan perguruan tinggi. Sehingga, alumni terbaik dari fakultas kedokteran di perguruan tinggi itu bisa mengabdi di Empatlawang.

"Harus dibuat MoU atau perjanjian kerja yang jelas, seperti kontrak kerja dan ikatan dinas dengan Pemkab Empatlawang, misalnya 10 atau 15 tahun," tandasnya.
(lil)
Berita Terkait
Pengumuman! Tahun Ini...
Pengumuman! Tahun Ini Tidak Ada Rekrutmen CPNS
BKN Sulsel Pastikan...
BKN Sulsel Pastikan Ujian SKB CPNS Tetap Dilaksanakan
Daftar Lengkap Formasi...
Daftar Lengkap Formasi dan Lowongan CPNS 2023, Ini Rinciannya
Corona, Pelamar CPNS...
Corona, Pelamar CPNS Bebas Pilih Lokasi Tes SKB di Luar Domisili
153 Instansi Gelar Tes...
153 Instansi Gelar Tes Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Hari Ini
Seleksi CPNS 2021 Segera...
Seleksi CPNS 2021 Segera Dibuka, Persiapan Diri Jadi Kunci
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
49 menit yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
1 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
4 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
8 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
8 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
8 jam yang lalu
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved