Kenapa Jokowi enggan pakai voorijder?
Minggu, 23 September 2012 - 14:43 WIB
Kenapa Jokowi enggan pakai voorijder?
A
A
A
Sindonews.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan enggan memakai pengawalan jika resmi ditetapkan sebagai Gubernur DKI nanti. Hingga kini belum ada alasan jelas mengapa Wali Kota Solo itu tak mau.
Kepada wartawan yang bertanya khusus mengenai hal ini, Jokowi pun enggan menjelaskannya. Saat ditemui di kediaman dinas Wali Kota Solo, Minggu (23/9/2012), Jokowi menegaskan penolakannya untuk menggunakan pengawalan khusus atau voorijder.
Jokowi mengaku sudah terbiasa tidak menggunakan voorijder. Bahkan selama tujuh tahun menjabat sebagai Wali Kota Solo. Dia mengaku nyaman dengan hal ini.
Saat dibandingkan situasi lalu lintas Solo dengan Jakarta yang serba macet, Jokowi bersikukuh dengan sikapnya. Meski demikian Jokowi tetap akan menggunakan fasilitas pengawalan, namun bukan voorijder.
Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi dan wakilnya Basuki T Purnama (Ahok) tak akan menggunakan pengawal (voorijder), apabila terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta.
"Tidak pakai pengawalan," ucap Jokowi di Posko Pemenangan Jokowi-Ahok, Jalan Borobudur, No 22, Jakarta Pusat, Kamis 20 September 2012.
Menurut Jokowi, penggunaan pengawalan bukanlah gayanya. Dia menambahkan, gaya tersebut kemungkinan besar juga akan diikuti oleh wakilnya Ahok. "Bukan gaya saya pakai pengawalan seperti itu. Mas Basuki juga saya rasa seperti itu," terangnya.
Kepada wartawan yang bertanya khusus mengenai hal ini, Jokowi pun enggan menjelaskannya. Saat ditemui di kediaman dinas Wali Kota Solo, Minggu (23/9/2012), Jokowi menegaskan penolakannya untuk menggunakan pengawalan khusus atau voorijder.
Jokowi mengaku sudah terbiasa tidak menggunakan voorijder. Bahkan selama tujuh tahun menjabat sebagai Wali Kota Solo. Dia mengaku nyaman dengan hal ini.
Saat dibandingkan situasi lalu lintas Solo dengan Jakarta yang serba macet, Jokowi bersikukuh dengan sikapnya. Meski demikian Jokowi tetap akan menggunakan fasilitas pengawalan, namun bukan voorijder.
Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi dan wakilnya Basuki T Purnama (Ahok) tak akan menggunakan pengawal (voorijder), apabila terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta.
"Tidak pakai pengawalan," ucap Jokowi di Posko Pemenangan Jokowi-Ahok, Jalan Borobudur, No 22, Jakarta Pusat, Kamis 20 September 2012.
Menurut Jokowi, penggunaan pengawalan bukanlah gayanya. Dia menambahkan, gaya tersebut kemungkinan besar juga akan diikuti oleh wakilnya Ahok. "Bukan gaya saya pakai pengawalan seperti itu. Mas Basuki juga saya rasa seperti itu," terangnya.
(hyk)