Kemacetan harus jadi prioritas Jokowi
Jum'at, 21 September 2012 - 06:58 WIB
Kemacetan harus jadi prioritas Jokowi
A
A
A
Sindonews.com - Meskipun belum ada hasil real count Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran kedua dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, tapi berdasarkan hasil quick count yang dilakukan beberapa lembaga survei menunjukkan posisi pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama (Jokowi-Ahok) berada di posisi pertama dengan perolehan suara di atas 50 persen.
Dengan hasil ini, sudah dapat diprediksi Jokowi-Ahok akan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru.
Dengan kemenangan ini pula, maka Jokowi-Ahok harus sudah mulai memikirkan cara untuk merealisasikan janji-janji yang dibuatnya saat kampanye beberapa waktu yang lalu. Salah satu janji yang harus 'ditepati' adalah mengatasi kemacetan di Jakarta.
"Masalah Jakarta itu banyak. Seharusnya dia (Jokowi) memprioritaskan (permasalahan) yang mana dulu. Sekarang kemacetan menjadi masalah pertama yang paling dikeluhkan warga Jakarta," kata Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (20/9/2012).
Lebih lanjut lagi, Yayat menjelaskan untuk mengatasi masalah kemacetan, Jokowi terlebih dahulu harus melakukan upaya pembenahan sistem transportasi yang ada di Jakarta. Jika perlu, Jokowi bisa menggunakan cara 'radikal' dengan menambah moda transportasi angkutan kota seperti menambah armada bus angkutan umum.
"Pertama, upaya-upaya melakukan pembenahan sistem transportasi seperti yang dijanjikan. Atau kalau mau dengan cara yang paling radikal, menambah jumlah angkutan umum dengan menambah bus," papar Yayat.
Selain itu, Yayat juga mengingatkan Jokowi untuk membenahi parkir di Jakarta, dan melakukan pengamanan terhadap jalur bus TransJakarta untuk mengatasi permasalahan kemacetan yang ada.
Dengan hasil ini, sudah dapat diprediksi Jokowi-Ahok akan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang baru.
Dengan kemenangan ini pula, maka Jokowi-Ahok harus sudah mulai memikirkan cara untuk merealisasikan janji-janji yang dibuatnya saat kampanye beberapa waktu yang lalu. Salah satu janji yang harus 'ditepati' adalah mengatasi kemacetan di Jakarta.
"Masalah Jakarta itu banyak. Seharusnya dia (Jokowi) memprioritaskan (permasalahan) yang mana dulu. Sekarang kemacetan menjadi masalah pertama yang paling dikeluhkan warga Jakarta," kata Pengamat Perkotaan Yayat Supriyatna saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (20/9/2012).
Lebih lanjut lagi, Yayat menjelaskan untuk mengatasi masalah kemacetan, Jokowi terlebih dahulu harus melakukan upaya pembenahan sistem transportasi yang ada di Jakarta. Jika perlu, Jokowi bisa menggunakan cara 'radikal' dengan menambah moda transportasi angkutan kota seperti menambah armada bus angkutan umum.
"Pertama, upaya-upaya melakukan pembenahan sistem transportasi seperti yang dijanjikan. Atau kalau mau dengan cara yang paling radikal, menambah jumlah angkutan umum dengan menambah bus," papar Yayat.
Selain itu, Yayat juga mengingatkan Jokowi untuk membenahi parkir di Jakarta, dan melakukan pengamanan terhadap jalur bus TransJakarta untuk mengatasi permasalahan kemacetan yang ada.
(azh)