Putaran dua Pilgub DKI berlangsung aman
Kamis, 20 September 2012 - 19:54 WIB
Putaran dua Pilgub DKI berlangsung aman
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab menyatakan, proses putaran dua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta berlangsung aman.
Diakui ada beberapa permasalahan yang terjadi, tapi permasalahan tersebut tidak sampai mengganggu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di tempat pemungutan suara (TPS) yang bersangkutan.
"Yang sudah laporan itu masalah-masalah ya yang datang bahwa undangan yang foto copy ditolak ya. Yang untuk pencoblosan ya begitu-begitu aja, nggak ada yang harus diperiksa sebagainya. Enggak ada," kata Untung di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/9/2012).
Pada kesempatan itu, dia juga mengatakan, pihaknya terus melakukan pengamanan terhadap kotak suara sampai ke provinsi. Dalam menjaga kondisi Jakarta tetap aman dan kondusif, pihaknya juga dibantu pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI)
"Kita tetap mengamankan, terutama adalah kotak suara kita amankan sampai ke provinsi, dari TPS, Kelurahan, Kecamatan. Terus pasukan masih kita gelar sampai kita lihat situasinya. TNI, Polri tetap kita gelar. Kita lihat situasi, kalau memang kondusif, aman, baru kita tarik," jelas Untung.
Diakui ada beberapa permasalahan yang terjadi, tapi permasalahan tersebut tidak sampai mengganggu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di tempat pemungutan suara (TPS) yang bersangkutan.
"Yang sudah laporan itu masalah-masalah ya yang datang bahwa undangan yang foto copy ditolak ya. Yang untuk pencoblosan ya begitu-begitu aja, nggak ada yang harus diperiksa sebagainya. Enggak ada," kata Untung di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (20/9/2012).
Pada kesempatan itu, dia juga mengatakan, pihaknya terus melakukan pengamanan terhadap kotak suara sampai ke provinsi. Dalam menjaga kondisi Jakarta tetap aman dan kondusif, pihaknya juga dibantu pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI)
"Kita tetap mengamankan, terutama adalah kotak suara kita amankan sampai ke provinsi, dari TPS, Kelurahan, Kecamatan. Terus pasukan masih kita gelar sampai kita lihat situasinya. TNI, Polri tetap kita gelar. Kita lihat situasi, kalau memang kondusif, aman, baru kita tarik," jelas Untung.
(mhd)