Jelang pilgub, tidak ada lonjakan penumpang di Soetta
Rabu, 19 September 2012 - 22:30 WIB
Jelang pilgub, tidak ada lonjakan penumpang di Soetta
A
A
A
Sindonews.com - Tidak ada lonjakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, meskipun hari pemungutan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran kedua 20 September 2012 telah ditetapkan sebagai hari libur dengan Kepmendagri No 270-614 Tahun 2012 tertanggal 6 September 2012.
General Affair Manager Bandara Soekarno-Hatta Yudis Tiawan mengatakan, hingga kini belum terlihat adanya lonjakan penumpang di Bandara Internasional itu. Sayangnya, dia masih belum bisa menyebutkan jumlah pasti calon penumpang di Bandara Soekarno-Hatta hari ini.
"Untuk angka pastinya belum didapat karena karena harus direkonsiliasi dengan pihak airlines. Kalau terjadi lonjakan akan terlihat, tapi sampai saat ini masih seperti hari-hari biasa," katanya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Rabu (19/9/2012).
Ditanya apakah pihak Bandara Soekarno-Hatta akan menyiapkan tempat pemungutan suara (TPS) khusus calon untuk penumpang yang tidak sempat menggunakan hak pilihnya, Yudis menegaskan tidak akan ada TPS khusus di lingkungan Bandara.
"Kami belum mendapat surat permintaan dari KPU DKI Jakarta untuk membuat TPS khusus di Bandara Soekarno-Hatta. Adapun direksi PT Angkasa Pura II telah memperbolehkan karyawannya yang tinggal di DKI Jakarta untuk memilih terlebih dahulu, tetapi tidak meliburkannya," ujarnya.
Dari pantauan di Bandara Soekarno-Hatta, nampak sejumlah penumpang asal DKI Jakarta yang ingin berangkat ke luar kota menyatakan tidak bisa memilih, karena ada tugas dari perusahaan untuk keperluan perusahaan.
"Ya mau bagaimana lagi, saya ditugaskan untuk ke Manado, untuk rapat dengan cabang di sana. Saya bekerja di perusahaan bidang retail spare part mesin jahit," ungkap Olin salah seorang calon penumpang asal Kramatjati, Jakarta Timur.
General Affair Manager Bandara Soekarno-Hatta Yudis Tiawan mengatakan, hingga kini belum terlihat adanya lonjakan penumpang di Bandara Internasional itu. Sayangnya, dia masih belum bisa menyebutkan jumlah pasti calon penumpang di Bandara Soekarno-Hatta hari ini.
"Untuk angka pastinya belum didapat karena karena harus direkonsiliasi dengan pihak airlines. Kalau terjadi lonjakan akan terlihat, tapi sampai saat ini masih seperti hari-hari biasa," katanya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Rabu (19/9/2012).
Ditanya apakah pihak Bandara Soekarno-Hatta akan menyiapkan tempat pemungutan suara (TPS) khusus calon untuk penumpang yang tidak sempat menggunakan hak pilihnya, Yudis menegaskan tidak akan ada TPS khusus di lingkungan Bandara.
"Kami belum mendapat surat permintaan dari KPU DKI Jakarta untuk membuat TPS khusus di Bandara Soekarno-Hatta. Adapun direksi PT Angkasa Pura II telah memperbolehkan karyawannya yang tinggal di DKI Jakarta untuk memilih terlebih dahulu, tetapi tidak meliburkannya," ujarnya.
Dari pantauan di Bandara Soekarno-Hatta, nampak sejumlah penumpang asal DKI Jakarta yang ingin berangkat ke luar kota menyatakan tidak bisa memilih, karena ada tugas dari perusahaan untuk keperluan perusahaan.
"Ya mau bagaimana lagi, saya ditugaskan untuk ke Manado, untuk rapat dengan cabang di sana. Saya bekerja di perusahaan bidang retail spare part mesin jahit," ungkap Olin salah seorang calon penumpang asal Kramatjati, Jakarta Timur.
(lil)