Pedagang menduga, Pasar Turi sengaja dibakar
Selasa, 18 September 2012 - 15:44 WIB
Pedagang menduga, Pasar Turi sengaja dibakar
A
A
A
Sindonews.com - Hingga saat ini penyebab kebakaran pasar turi lama masih misterius. Namun para pedagang yakin kalau kebakaran Pasar Turi Lama ini sengaja dibakar. Dugaan tersebut menyusul temuan satu botol spirtus di stand Blok SS oleh pedagang bernama Zaenal.
"Kami minta agar kebakaran ini diusut tuntas. Sebab selama ini pengusutan kasus kebakaran cenderung setengah-setengah," kata Sekretaris Tim Pemulihan Pasar Turi Pasca Kebakaran (TPPPK) Kemas A Chalim, Selasa (18/9/2012).
Ia mencontohkan, penyebab kebakaran Pasar Turi Baru pada tahun 2007 juga belum tuntas.
Saat ini, kata Kemas, sejumlah pedagang yang berada di Pasar Turi Baru berada di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Saat terbakar, sejumlah pedagang di TPS khawatir api akan merembet ke tempaat mereka.
Kemas juga menyoal terkait langkah pemadaman listrik yang terjadi di lapak-lapak pedagang TPS. "Kami ingin listrik ini dihidupkan karena tidak ada sangkut pautnya dengan Pasar Turi Lama," ujarnya.
Pedagang pantas marah, karena pedagang di TPS mendpatkan listrik dari PLN sementara Pasar turi Lama yang terbakar, pasokan listriknya dari genset.
Sementara itu, Wakil Ketua TPPPK Khoping menambahkan, kebakaran pasar turi lama ini berimbas kepada sejumlah pedagang di TPS. Sebagian pengunjung stand TPS adalah pengunjung Pasar Turi Lama.
“Apalagi masyarakat yang tidak tahu sudah pasti mikirnya bahwa Pasar Turi kini sudah terbakar habis semua," jelasnya.
Terkait munculnya opini dari pedagang bahwa kebakaran kemarin malam adalah disengaja. Menyusul ditemukannya botol sepirtus sebelum terbakar di stand Blok SS oleh Zaenal, salah satu pedagang tentunya membuat resah pedagang.
"Jika penyebabnya konsleting listrik sangat tidak mungkin. Karena, pedagangn Pasar Turi Lama menggunakan Genset bukan listrik PLN. Terlebih lagi menyusul ditemukan botol spirtus itu," tukasnya.
"Kami minta agar kebakaran ini diusut tuntas. Sebab selama ini pengusutan kasus kebakaran cenderung setengah-setengah," kata Sekretaris Tim Pemulihan Pasar Turi Pasca Kebakaran (TPPPK) Kemas A Chalim, Selasa (18/9/2012).
Ia mencontohkan, penyebab kebakaran Pasar Turi Baru pada tahun 2007 juga belum tuntas.
Saat ini, kata Kemas, sejumlah pedagang yang berada di Pasar Turi Baru berada di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Saat terbakar, sejumlah pedagang di TPS khawatir api akan merembet ke tempaat mereka.
Kemas juga menyoal terkait langkah pemadaman listrik yang terjadi di lapak-lapak pedagang TPS. "Kami ingin listrik ini dihidupkan karena tidak ada sangkut pautnya dengan Pasar Turi Lama," ujarnya.
Pedagang pantas marah, karena pedagang di TPS mendpatkan listrik dari PLN sementara Pasar turi Lama yang terbakar, pasokan listriknya dari genset.
Sementara itu, Wakil Ketua TPPPK Khoping menambahkan, kebakaran pasar turi lama ini berimbas kepada sejumlah pedagang di TPS. Sebagian pengunjung stand TPS adalah pengunjung Pasar Turi Lama.
“Apalagi masyarakat yang tidak tahu sudah pasti mikirnya bahwa Pasar Turi kini sudah terbakar habis semua," jelasnya.
Terkait munculnya opini dari pedagang bahwa kebakaran kemarin malam adalah disengaja. Menyusul ditemukannya botol sepirtus sebelum terbakar di stand Blok SS oleh Zaenal, salah satu pedagang tentunya membuat resah pedagang.
"Jika penyebabnya konsleting listrik sangat tidak mungkin. Karena, pedagangn Pasar Turi Lama menggunakan Genset bukan listrik PLN. Terlebih lagi menyusul ditemukan botol spirtus itu," tukasnya.
(ysw)