KPU DKI siap selenggarakan pemungutan suara
Selasa, 18 September 2012 - 07:34 WIB
KPU DKI siap selenggarakan pemungutan suara
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengaku telah siap menyelenggarakan pemungutan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran kedua 20 September 2012 mendatang. Hal itu, ditandai dengan telah sampainya sebagian besar logistik Pilgub di sejumlah kelurahan.
Ketua Pokja Pendataan Pemilih KPU DKI Jakarta Aminullah mengatakan, mulai besok seluruh anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) sudah bisa menutup dan mengunci kotak suara, untuk kemudian dikirim ke tempat pemungutan suara (TPS).
"Untuk beberapa kelurahan, besok sudah bisa menutup kotak, menggembok, dan menyegel untuk diambil pada H-1 untuk digunakan oleh petugas TPS," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (18/9/2012).
Menurutnya, pengiriman logistik dilakukan secara berjenjang, di beberapa wilayah di Jakarta. "Ada yang sudah sampai PPS. Kalau surat undangan, semua KPPS sudah mengirimkan undangan kepada pemilih. Kotak suara sudah di kelurahan," ujarnya.
Selain itu, dia juga mengaku telah menyiapkan TPS khusus untuk mengakomodir para pemilih tidak berada di TPS tempat tinggalnya. "Nanti di rumah sakit ada TPS, jadi kalau dia menjaga saudaranya di rumah sakit, bisa ke TPS terdekat itu," jelasnya.
Ketua Pokja Pendataan Pemilih KPU DKI Jakarta Aminullah mengatakan, mulai besok seluruh anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) sudah bisa menutup dan mengunci kotak suara, untuk kemudian dikirim ke tempat pemungutan suara (TPS).
"Untuk beberapa kelurahan, besok sudah bisa menutup kotak, menggembok, dan menyegel untuk diambil pada H-1 untuk digunakan oleh petugas TPS," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Selasa (18/9/2012).
Menurutnya, pengiriman logistik dilakukan secara berjenjang, di beberapa wilayah di Jakarta. "Ada yang sudah sampai PPS. Kalau surat undangan, semua KPPS sudah mengirimkan undangan kepada pemilih. Kotak suara sudah di kelurahan," ujarnya.
Selain itu, dia juga mengaku telah menyiapkan TPS khusus untuk mengakomodir para pemilih tidak berada di TPS tempat tinggalnya. "Nanti di rumah sakit ada TPS, jadi kalau dia menjaga saudaranya di rumah sakit, bisa ke TPS terdekat itu," jelasnya.
(lil)