46.000 saksi Jokowi-Ahok siap kotakkan TPS
Senin, 17 September 2012 - 21:23 WIB
46.000 saksi Jokowi-Ahok siap kotakkan TPS
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 46.000 saksi Jokowi-Ahok disiapkan di tiap Tempat Pencoblosan Suara (TPS) memantau proses pencoblosan Pilgub DKI Jakarta putaran kedua, 20 September 2012.
Di tiap TPS, seorang relawan menjadi saksi resmi di arena coblosan, dan dua relawan di luarnya. Selain menempatkan 15 orang saksi per kelurahan, timses Jokowi-Ahok juga menerjunkan 260 Satgas.
“Pada hari H, semua memakai baju kotak-kotak. Meski santai, tetap harus melihat, memantau dan mengamati," kata Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Senin (17/9/2012).
Sementara itu pemilik nama lengkap Joko Widodo ini mengklaim 76 persen suara penduduk DKI Jakarta tertuju kemenangannya. Angka tersebut merupakan hasil survei lapangan tim pemenangan Jokowi-Ahok di Pilgub DKI Jakarta putaran kedua.
“Itung-itungan di lapangan antara 72-76 persen di putaran kedua ini. Suara penduduk DKI itu merata di semua wilayah,” kata Jokowi.
Ketika ditanya lokasi kantung suaranya, Jokowi mengatakan survei itu menunjukkan penyebaran yang lebih signifikan jika dibandingkan pada putaran pertama. Bahkan Wali Kota Solo dua periode ini menyebut penduduk di Kepulauan Seribu kawasan Jakarta Utara potensial memenangkannya.
Sementara itu, Jokowi mengaku dirinya mengambil izin bebas tugas dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Solo untuk bisa berada di Jakarta 20 September 2012. Bersamanya pula ia menyiapkan akomodasi bagi keluarga besarnya yang berniat memberi dukungan moral.
“Istri dan anak saya ikut. Kalau ibu saya bersedia dan tidak capek, beliau ikut juga. Keluarga besar sudah disiapkan bus untuk bersama-sama ke Jakarta,” ujar bapak tiga anak itu.
Mengenai aktivitasnya pada saat coblosan, Jokowi menyiapkan diri mendampingi Ketua DPP PDIP Megawati Sukarnoputri mencoblos di TPS. Selama sehari, ia bersama timnya di markas PDIP memantau perhitungan suara, baik melalui quick count maupun real count.
“Jam dua siang diprediksi quick count sudah keluar. Sedangkan jam tujuh atau jam delapan malam hasil real count muncul. Saya kira perhitungannya lebih cepat, karena hanya dua pasangan calon. Esok harinya tanggal 21 saya sudah kembali ke Solo,” paparnya.
Di tiap TPS, seorang relawan menjadi saksi resmi di arena coblosan, dan dua relawan di luarnya. Selain menempatkan 15 orang saksi per kelurahan, timses Jokowi-Ahok juga menerjunkan 260 Satgas.
“Pada hari H, semua memakai baju kotak-kotak. Meski santai, tetap harus melihat, memantau dan mengamati," kata Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Senin (17/9/2012).
Sementara itu pemilik nama lengkap Joko Widodo ini mengklaim 76 persen suara penduduk DKI Jakarta tertuju kemenangannya. Angka tersebut merupakan hasil survei lapangan tim pemenangan Jokowi-Ahok di Pilgub DKI Jakarta putaran kedua.
“Itung-itungan di lapangan antara 72-76 persen di putaran kedua ini. Suara penduduk DKI itu merata di semua wilayah,” kata Jokowi.
Ketika ditanya lokasi kantung suaranya, Jokowi mengatakan survei itu menunjukkan penyebaran yang lebih signifikan jika dibandingkan pada putaran pertama. Bahkan Wali Kota Solo dua periode ini menyebut penduduk di Kepulauan Seribu kawasan Jakarta Utara potensial memenangkannya.
Sementara itu, Jokowi mengaku dirinya mengambil izin bebas tugas dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Solo untuk bisa berada di Jakarta 20 September 2012. Bersamanya pula ia menyiapkan akomodasi bagi keluarga besarnya yang berniat memberi dukungan moral.
“Istri dan anak saya ikut. Kalau ibu saya bersedia dan tidak capek, beliau ikut juga. Keluarga besar sudah disiapkan bus untuk bersama-sama ke Jakarta,” ujar bapak tiga anak itu.
Mengenai aktivitasnya pada saat coblosan, Jokowi menyiapkan diri mendampingi Ketua DPP PDIP Megawati Sukarnoputri mencoblos di TPS. Selama sehari, ia bersama timnya di markas PDIP memantau perhitungan suara, baik melalui quick count maupun real count.
“Jam dua siang diprediksi quick count sudah keluar. Sedangkan jam tujuh atau jam delapan malam hasil real count muncul. Saya kira perhitungannya lebih cepat, karena hanya dua pasangan calon. Esok harinya tanggal 21 saya sudah kembali ke Solo,” paparnya.
(hyk)