PKS jadi penentu kemenangan Foke?
Senin, 17 September 2012 - 18:23 WIB
PKS jadi penentu kemenangan Foke?
A
A
A
Sindonews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai sebagai partai penentu kemenangan pasangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta Foke-Nara pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta putaran kedua yang akan berlangsung pada 20 September 2012 mendatang.
"PKS menjadi partai penentu kemenangan Foke," kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Husin Yazid, di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2012).
Pengaruh besar PKS terhadap Foke tersebut karena kader PKS yang terkenal militan dan akan satu suara sesuai dengan keputusan partai.
Jadi, dapat dilihat pada putaran kedua ini, Foke akan mendapatkan suara yang tidak jauh beda seperti suara yang diberikan PKS kepada pasangan Hidayat-Didik pada Pilgub putaran pertama lalu.
"Dengan bergabungnya mereka (PKS) ke Fauzi, tidak akan jauh beda suara yang akan diberikan PKS kepada Fauzi," tukas Husin.
Sedangkan berdasarkan survei yang diadakan Puskaptis dari tanggal 10-14 September kemarin, kisaran Golongan Putih (golput) pada Pilgub putaran kedua nanti sebesar 30-35 persen. Dimana trennya akan turun, dengan partisipasi yang tinggi dari masyarakat untuk mengikuti Pilgub putaran kedua.
"PKS menjadi partai penentu kemenangan Foke," kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis), Husin Yazid, di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2012).
Pengaruh besar PKS terhadap Foke tersebut karena kader PKS yang terkenal militan dan akan satu suara sesuai dengan keputusan partai.
Jadi, dapat dilihat pada putaran kedua ini, Foke akan mendapatkan suara yang tidak jauh beda seperti suara yang diberikan PKS kepada pasangan Hidayat-Didik pada Pilgub putaran pertama lalu.
"Dengan bergabungnya mereka (PKS) ke Fauzi, tidak akan jauh beda suara yang akan diberikan PKS kepada Fauzi," tukas Husin.
Sedangkan berdasarkan survei yang diadakan Puskaptis dari tanggal 10-14 September kemarin, kisaran Golongan Putih (golput) pada Pilgub putaran kedua nanti sebesar 30-35 persen. Dimana trennya akan turun, dengan partisipasi yang tinggi dari masyarakat untuk mengikuti Pilgub putaran kedua.
(ysw)