Jokowi ungguli berita positif dari Foke
Senin, 17 September 2012 - 09:00 WIB
Jokowi ungguli berita positif dari Foke
A
A
A
Sindonews.com - Hasil riset Aliansi Jurnalis Independen (AJI) selama periode 1 Juni 2012 hingga 13 September 2012 atau 3 bulan lebih, calon gubernur (cagub) DKI Jakarta Joko Widodo, masih unggul dalam perolehan berita foto, dan peliputan kandidat secara tunggal.
Sementara hasil tabulasi media berdasarkan riset yang dilakukan oleh AJI, pemberitaan Jokowi yang positif mencapai 810 berita dan pemberitaan negatif 172 berita.
Sedangkan berita yang positif untuk Fauzi Bowo atau Foke mencapai 666 berita dan negatif mencapai 260 berita.
Menanggapi riset AJI itu, Koordinator Bidang Komunikasi dan Media Center Tim Kampanye Jokowi-Basuki, Budi Purnomo Karjodihardjo menyampaikan, terima kasih kepada teman-teman wartawan yang menempatkan pasangan Jokowi-Basuki di peringkat yang baik sejak diriset oleh AJI hingga tanggal 13 September 2012 sebagai pemenang Pilkada dalam hal pemberitaan.
"Semoga, fakta yang sama ini juga terjadi pada tanggal 20 September nanti. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada nara sumber, dan pengamat ataupun opinion leader yang yang telah diwawancara pers yang menyampaikan komentar jujur dan obyektif terhadap Jokowi-Basuki," ujar Budi dalam rilisnya di Jakarta, Senin (16/9/2012).
Budi pun meyakini, komentar para pengamat yang jujur merupakan representasi warga Jakarta, warga yang cerdas, pintar, dan rasional sehingga akan menentukan pilihan yang tepat sesuai dengan hati nurani.
"Menurut pandangan kami, hasil survei ini juga menunjukkan, bahwa teman-teman wartawan masih memiliki harapan yang sangat besar untuk perubahan. Semoga dengan adanya perubahan tersebut nantinya akan memberikan harapan untuk kehidupan yang lebih baik, lebih sukses dan lebih sejahtera bagi warga Jakarta," tambahnya.
Menanggapi tema isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang menurut AJI mendominasi pemberitaan bulan Agustus hingga September, tim Komunikasi dan Media Center Jokowi-Basuki menerapkan ilmu tanam-tanaman yang disediakan alam semesta.
"Ilmu pohon Pisang, mengajarkan bahwa buah pisangnya akan semakin tumbuh subur, membesar dan berkembang, meskipun dilempari sampah dan aneka kotoran. Ilmu Padi, mengajarkan tetap merunduk dan rendah hati, karena kami berkeyakinan, orang yang merendahkan dirinya akan ditinggikan-nya," pungkasnya.
Sementara hasil tabulasi media berdasarkan riset yang dilakukan oleh AJI, pemberitaan Jokowi yang positif mencapai 810 berita dan pemberitaan negatif 172 berita.
Sedangkan berita yang positif untuk Fauzi Bowo atau Foke mencapai 666 berita dan negatif mencapai 260 berita.
Menanggapi riset AJI itu, Koordinator Bidang Komunikasi dan Media Center Tim Kampanye Jokowi-Basuki, Budi Purnomo Karjodihardjo menyampaikan, terima kasih kepada teman-teman wartawan yang menempatkan pasangan Jokowi-Basuki di peringkat yang baik sejak diriset oleh AJI hingga tanggal 13 September 2012 sebagai pemenang Pilkada dalam hal pemberitaan.
"Semoga, fakta yang sama ini juga terjadi pada tanggal 20 September nanti. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada nara sumber, dan pengamat ataupun opinion leader yang yang telah diwawancara pers yang menyampaikan komentar jujur dan obyektif terhadap Jokowi-Basuki," ujar Budi dalam rilisnya di Jakarta, Senin (16/9/2012).
Budi pun meyakini, komentar para pengamat yang jujur merupakan representasi warga Jakarta, warga yang cerdas, pintar, dan rasional sehingga akan menentukan pilihan yang tepat sesuai dengan hati nurani.
"Menurut pandangan kami, hasil survei ini juga menunjukkan, bahwa teman-teman wartawan masih memiliki harapan yang sangat besar untuk perubahan. Semoga dengan adanya perubahan tersebut nantinya akan memberikan harapan untuk kehidupan yang lebih baik, lebih sukses dan lebih sejahtera bagi warga Jakarta," tambahnya.
Menanggapi tema isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang menurut AJI mendominasi pemberitaan bulan Agustus hingga September, tim Komunikasi dan Media Center Jokowi-Basuki menerapkan ilmu tanam-tanaman yang disediakan alam semesta.
"Ilmu pohon Pisang, mengajarkan bahwa buah pisangnya akan semakin tumbuh subur, membesar dan berkembang, meskipun dilempari sampah dan aneka kotoran. Ilmu Padi, mengajarkan tetap merunduk dan rendah hati, karena kami berkeyakinan, orang yang merendahkan dirinya akan ditinggikan-nya," pungkasnya.
(mhd)