Ahok kritik pengelolaan anggaran DKI
Sabtu, 15 September 2012 - 15:44 WIB
Ahok kritik pengelolaan anggaran DKI
A
A
A
Sindonews.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mempertanyakan dana Rp36 triliun yang ada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Seharusnya dengan dana sebesar itu, Pemprov dapat membuat tempat khusus bagi ibu menyusui.
"Saya tidak mengerti (kesulitan pemerintah membuat tempat menyusui). Sama saja saya tanya sama warga, Rp36 triliun sudah dipakai kemana saja," kata Ahok di Jakarta, Sabtu (15/9/2012).
Dia berjanji, bersama Jokowi Dodo, akan bersikap transparan menyangkut anggaran tesebut.
"Sama kayak saya di DPR. Teman-teman enggak tau gaji saya berapa. Taunya saya tulis di website. Itu yang akan kita lakukan jika terpilih. Supaya publik bisa tau. Karena ini uang publik, publik harus tau uangnya kemana," jelas mantan anggota DPR ini.
Tidak adanya sarana untuk ibu meyusui di Jakarta, membuktikan Pemprov DKI tidak memikirkan hal tersebut. "Sudah dibilang parah sekali. Bahkan asosiasi mau minta data (ke Pemrov DKI) saja susah," tukasnya.
"Saya tidak mengerti (kesulitan pemerintah membuat tempat menyusui). Sama saja saya tanya sama warga, Rp36 triliun sudah dipakai kemana saja," kata Ahok di Jakarta, Sabtu (15/9/2012).
Dia berjanji, bersama Jokowi Dodo, akan bersikap transparan menyangkut anggaran tesebut.
"Sama kayak saya di DPR. Teman-teman enggak tau gaji saya berapa. Taunya saya tulis di website. Itu yang akan kita lakukan jika terpilih. Supaya publik bisa tau. Karena ini uang publik, publik harus tau uangnya kemana," jelas mantan anggota DPR ini.
Tidak adanya sarana untuk ibu meyusui di Jakarta, membuktikan Pemprov DKI tidak memikirkan hal tersebut. "Sudah dibilang parah sekali. Bahkan asosiasi mau minta data (ke Pemrov DKI) saja susah," tukasnya.
(mhd)