Hercules lapor Kapolda Metro soal spanduk Pilgub
Jum'at, 14 September 2012 - 12:47 WIB
Hercules lapor Kapolda Metro soal spanduk Pilgub
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Hercules Rozario Marshal bersama sejumlah pendukungnya mendatangi Mapolda Metro Jaya.
Dia berniat melapor langsung kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab soal pemasangan spanduk yang bernada provokasi terkait Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta.
"Spanduk ini menyudutkan, saya mengadukan kepada Kapolda Metro Jaya supaya tahu bukan saya yang memasang," kata Hercules di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (14/9/2012).
Pihak Hercules menemukan beberapa spanduk bertuliskan "Mau Jakarta Aman!!!Pilih Jokowi-Ahok" di spandung itu terpasang foto Hercules dan lambang GRIB yang diduga palsu. Hercules dan kubunya merasa tak pernah memasang spanduk yang ditemukan di beberapa lokasi di sudut kota Jakarta itu.
Tokoh pemuda asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut, menyebutkan dirinya memberitahukan kepada pihak kepolisian, agar tidak mendapatkan fitnah atau "kambing hitam" saat terjadi kerusuhan pasca Pilgub DKI Jakarta.
"Pemberitahuan ini untuk antisipasi agar saya tidak difitnah ketika terjadi kerusuhan atau politik kotor," ujar Hercules.
Sampai saat ini, dirinya mengaku tidak mengetahui siapa sebenarnya yang memasang spanduk itu. Pria yang menjadi pengusaha tersebut, berharap petugas kepolisian dapat mengungkap oknum atau pelaku yang memasang spanduk tersebut.
Spanduk itu terlihat sejak tiga hari lalu, di beberapa lokasi strategis seperti di Roxy, Pegangsaan Timur, Cikini, Paseban (Jakarta Pusat), Kelapa Gading, Muara Baru, Koja, Cilincing, (Jakarta Utara) dan Utan Kayu, Rawamangun, Klender (Jakarta Timur).
Hercules mengaku GRIB memang menjadi bagian dari tim sukses pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaya Purnama (Jokowi-Ahok), namun pihaknya menyerahkan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang terbaik bagi DKI Jakarta.
Dia berniat melapor langsung kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab soal pemasangan spanduk yang bernada provokasi terkait Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta.
"Spanduk ini menyudutkan, saya mengadukan kepada Kapolda Metro Jaya supaya tahu bukan saya yang memasang," kata Hercules di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (14/9/2012).
Pihak Hercules menemukan beberapa spanduk bertuliskan "Mau Jakarta Aman!!!Pilih Jokowi-Ahok" di spandung itu terpasang foto Hercules dan lambang GRIB yang diduga palsu. Hercules dan kubunya merasa tak pernah memasang spanduk yang ditemukan di beberapa lokasi di sudut kota Jakarta itu.
Tokoh pemuda asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut, menyebutkan dirinya memberitahukan kepada pihak kepolisian, agar tidak mendapatkan fitnah atau "kambing hitam" saat terjadi kerusuhan pasca Pilgub DKI Jakarta.
"Pemberitahuan ini untuk antisipasi agar saya tidak difitnah ketika terjadi kerusuhan atau politik kotor," ujar Hercules.
Sampai saat ini, dirinya mengaku tidak mengetahui siapa sebenarnya yang memasang spanduk itu. Pria yang menjadi pengusaha tersebut, berharap petugas kepolisian dapat mengungkap oknum atau pelaku yang memasang spanduk tersebut.
Spanduk itu terlihat sejak tiga hari lalu, di beberapa lokasi strategis seperti di Roxy, Pegangsaan Timur, Cikini, Paseban (Jakarta Pusat), Kelapa Gading, Muara Baru, Koja, Cilincing, (Jakarta Utara) dan Utan Kayu, Rawamangun, Klender (Jakarta Timur).
Hercules mengaku GRIB memang menjadi bagian dari tim sukses pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaya Purnama (Jokowi-Ahok), namun pihaknya menyerahkan kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang terbaik bagi DKI Jakarta.
(lns)