Sehari 2 rumah di Semarang hangus terbakar
Kamis, 13 September 2012 - 18:51 WIB
Sehari 2 rumah di Semarang hangus terbakar
A
A
A
Sindonews.com - Kebakaran di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) masih terus terjadi selama musim kemarau ini. Dua rumah di tempat yang berbeda ludes dilalap api. Tidak ada korban jiwa dalam dua kasus kebakaran tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta.
Kebakaran pertama menimpa sebuah rumah di Jalan Taman Liman Mukti 1 nomor 370. Rumah milik Budi Setyono,55, ludes terbakar sekitar pukul 08.15. WIB. Ketika kebakaran terjadi Budi Setyono sedang mengantarkan istrinya bekerja.
Budi Setyono, yang mendapati rumahnya terbakar sepulang dari mengantar istrinya, langsung panik. Bahkan dia nekat menjebol kaca dengan menggunakan kakinya dan mengakibatkan kakinya terluka cukup serius dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut membuat warga sekitar Jalan Taman Liman Mukti 1 panik. warga yang rumahnya berdekatan, langsung berusaha mengeluarkan barang-barang berharga meraka, untuk antisipasi merembetnya api. Warga lain pun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.
”Saat itu saya lagi mencuci mobil di depan rumah, tiba-tiba asap sudah mengepul dari rumah Pak Budi. Akhirnya warga bersama-sama mendobrak pintu dan berusaha memadamkan, namun karena api sudah membesar kami tidak bisa berbuat banyak,” ungkap Budi menjelaskan, Kamis (13/9/2012).
Beruntung petugas pemadam kebakaran cepat tiba di lokasi, dan langsung berusaha melokalisir api sehingga tidak merembet ke rumah warga lain. Api baru dapat dipadamkan sekitar 30 menit kemudian.
Sementara itu, selang tujuh jam kemudian, atau tepatnya sekitar pukul 13.30 WIB, rumah milik Aliman, 50, di Jalan Sambiroto 5 Rt 4 Rw 1 kelurahan Sambiroto, Tembalang juga ludes terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.
Menurut keterangan sejumlah saksi, api berasal dari belakang rumah yang langsung membesar dan dengan cepat menghanguskan rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu itu. Warga sekitar pun dibuat panik dan langsung berusaha memadamkan api dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Apinya dari arah belakang rumah dan langsung membesar,” kata Tujiah (55) salah seorang saksi mata.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun seluruh isi rumah ludes terbakar. Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 15.15 WIB setelah dua unit mobil pemadam beserta sejumlah personel berjuang melakukan pemadaman dibantu warga setempat.
Kebakaran pertama menimpa sebuah rumah di Jalan Taman Liman Mukti 1 nomor 370. Rumah milik Budi Setyono,55, ludes terbakar sekitar pukul 08.15. WIB. Ketika kebakaran terjadi Budi Setyono sedang mengantarkan istrinya bekerja.
Budi Setyono, yang mendapati rumahnya terbakar sepulang dari mengantar istrinya, langsung panik. Bahkan dia nekat menjebol kaca dengan menggunakan kakinya dan mengakibatkan kakinya terluka cukup serius dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut membuat warga sekitar Jalan Taman Liman Mukti 1 panik. warga yang rumahnya berdekatan, langsung berusaha mengeluarkan barang-barang berharga meraka, untuk antisipasi merembetnya api. Warga lain pun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.
”Saat itu saya lagi mencuci mobil di depan rumah, tiba-tiba asap sudah mengepul dari rumah Pak Budi. Akhirnya warga bersama-sama mendobrak pintu dan berusaha memadamkan, namun karena api sudah membesar kami tidak bisa berbuat banyak,” ungkap Budi menjelaskan, Kamis (13/9/2012).
Beruntung petugas pemadam kebakaran cepat tiba di lokasi, dan langsung berusaha melokalisir api sehingga tidak merembet ke rumah warga lain. Api baru dapat dipadamkan sekitar 30 menit kemudian.
Sementara itu, selang tujuh jam kemudian, atau tepatnya sekitar pukul 13.30 WIB, rumah milik Aliman, 50, di Jalan Sambiroto 5 Rt 4 Rw 1 kelurahan Sambiroto, Tembalang juga ludes terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.
Menurut keterangan sejumlah saksi, api berasal dari belakang rumah yang langsung membesar dan dengan cepat menghanguskan rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu itu. Warga sekitar pun dibuat panik dan langsung berusaha memadamkan api dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Apinya dari arah belakang rumah dan langsung membesar,” kata Tujiah (55) salah seorang saksi mata.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun seluruh isi rumah ludes terbakar. Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 15.15 WIB setelah dua unit mobil pemadam beserta sejumlah personel berjuang melakukan pemadaman dibantu warga setempat.
(azh)