Anggota Polri diminta netral
Rabu, 12 September 2012 - 09:18 WIB
Anggota Polri diminta netral
A
A
A
Sindonews.com - Seluruh anggota Polri di Jakarta diimbau netral dan tidak berpihak pada pada salah satu kandidat pasangan calon gubernur-wakil gubernur pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta yang akan digelar 20 September mendatang.
"Saya perintahkan kepada seluruh anggota dalam mengembankan tugas yang mulia ini, agar memperhatikan beberapa hal. Pertama, menjunjung netralitas Polri dengan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon," tegas Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suhardi Alius saat membacakan amanat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab dalam acara Gelar Pasukan Mantap Praja Pengamanan Pemilukada putaran ke-II di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/9/2012).
Wakapolda juga meminta agar seluruh anggota yang bertugas bisa mendeteksi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara dini, preventif dan preentif serta penegakkan hukum yang tegas.
"Jadi siapkan mental dan tekad untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," imbaunya lagi.
Semua anggota juga diminta agar melakukan sinergitas pengamanan, paham akan tugas dan melaksanakan sesuai arahan serta petunjuk untuk meminimalisir kesalahan.
"Jangan ada sifat arogan, karena ini tidak mencerminkan prilaku anggota Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tanamkan etika moral dan profesionalisme dalam personil," tegasnya dihadapkan 16.608 personil gabungan Polri.
Dalam gelar pasukan itu, tampak pula Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta serta Dahlia Umar dan Ketua Panwaslu Ramdansyah.
"Saya perintahkan kepada seluruh anggota dalam mengembankan tugas yang mulia ini, agar memperhatikan beberapa hal. Pertama, menjunjung netralitas Polri dengan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon," tegas Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suhardi Alius saat membacakan amanat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab dalam acara Gelar Pasukan Mantap Praja Pengamanan Pemilukada putaran ke-II di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/9/2012).
Wakapolda juga meminta agar seluruh anggota yang bertugas bisa mendeteksi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara dini, preventif dan preentif serta penegakkan hukum yang tegas.
"Jadi siapkan mental dan tekad untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," imbaunya lagi.
Semua anggota juga diminta agar melakukan sinergitas pengamanan, paham akan tugas dan melaksanakan sesuai arahan serta petunjuk untuk meminimalisir kesalahan.
"Jangan ada sifat arogan, karena ini tidak mencerminkan prilaku anggota Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tanamkan etika moral dan profesionalisme dalam personil," tegasnya dihadapkan 16.608 personil gabungan Polri.
Dalam gelar pasukan itu, tampak pula Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta serta Dahlia Umar dan Ketua Panwaslu Ramdansyah.
(lns)