Puting beliung hantam rumah warga
Selasa, 11 September 2012 - 18:10 WIB
Puting beliung hantam rumah warga
A
A
A
Sindonews.com - Puting beliung disertakan hujan deras meluluhlantahkan sedikitnya tujuh rumah warga Dusun III RT 06 Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir (OI) rata dengan tanah. Akibatnya, para pemilik rumah telah mengungsi ke tetangga sekitar.
Tujuh rumah warga yang notabene terbuat dari kayu yang diterjang angin putting beliung tersebut antara lain, Rohim (45), Yati (42), Hasanuddin (42), Abdurohman (42), Herman (35), Dadang (38) dan Sarwan (38), semua warga Desa Tanjung apsir, Pemulutan, OI.
Selain merobohkan rumah warga, terpaan angin puting beliung disertakan hujan deras tersebut juga merobohkan gerbang gapura beton, kantin sekolah milik SMP Negeri 4 Desa Ibul Besar 1, Kecamatan Pemulutan Induk, SDN 7 Desa Tanjung Pasir serta pepohonan besar disepanjang jalan tersebut.
Pantauan di lapangan, terpaan angin puting beliung kerap kali sudah menjadi langganan setiap tahun yang terjadi di Kecamatan Pemulutan. Akibatnya, rumah warga yang sebagian besar merupakan rumah panggung yang terbuat dari kayu tersebut porak poranda.
Bahkan rumah semi permanen maupun beton juga ikut rata diterjang angin puting beliung tersebut.
“Memang kondisi SD ini sudah buruk. Ditambah hempasan angin puting beliung otomatis kondisi bangunan bertambah parah. Warga disini tidak bisa berbuat apa-apa pas datang hujan petir disertakan angin puting beliung,” ujar Susilowati, warga setempat.
Menurut dia, kini sebagian besar pemilik rumah yang terkena hempasan angin puting beliung itu lebih memilih mengungsi ke rumah saudara maupun tetangga sekitar yang masih berada dalam Desa Tanjung Pasir.
Dia meminta kepada Pemkab OI untuk dapat memberikan bantuannya terhadap rumah warga yang terkena hantaman angin puting beliung.
Sementara itu, Ketua RT 6 Desa Tanjung Pasir, Samsu menyatakan apabila hujan lebat terus mengguyur Kabupaten OI, khususnya Kecamatan Pemulutan, maka dipastikan kerusakan rumah dan sebagainya akibat hantaman angin puting beliung terjadi.
“Saat itu hujan turun disertakan petir dan angin puting beliung, warga kocar-kacir mencari aman. Dulu lima tahun lalu pernah terjadi angin puting beliung yang meratakan tiga rumah warga. Kini kembali terjadi,” ujarnya.
Kondisi demikian memang tidak dipungkiri menginggat di sekitar rumah warga terdapat hamparan persawahan yang luas tanpa ada penghalang seperti pepohonan.
Dia hanya mengimbau kepada warga setempat untuk lebih mewaspadai datangnya hujan petir disertakan angin puting beliung guna meminimalisir terjadinya suatu hal yang tidak diinginkan terjadi.
Terpisah, Kepala Seksi Penanggulangan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana OI, Fahrul Husni membenarkan adanya angin puting beliung yang terjadi di Desa Tanjung Pasir, Pemulutan.
“Ada tujuh rumah warga dan lainnya rata dengan tanah. Saat ini kami sudah ke lapangan melihat kondisi rumah warga itu. Soal bantuan kami akan koordinasikan dengan Dinas Sosial Provinsi dan secepatnya ditindaklanjuti,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Sarkowi menyatakan terkait dengan peristiwa tersebut, pihaknya akan segera memberikan bantuan ke sejumlah warga yang rumahnya terkena terjangan angin puting beliung.
“Soal ini kami sudah laporkan ke Bupati OI H Mawardi Yahya dan secepatnya ditindaklanjuti dengan memberikan bantuan kepada korban,” tuturnya.
Tujuh rumah warga yang notabene terbuat dari kayu yang diterjang angin putting beliung tersebut antara lain, Rohim (45), Yati (42), Hasanuddin (42), Abdurohman (42), Herman (35), Dadang (38) dan Sarwan (38), semua warga Desa Tanjung apsir, Pemulutan, OI.
Selain merobohkan rumah warga, terpaan angin puting beliung disertakan hujan deras tersebut juga merobohkan gerbang gapura beton, kantin sekolah milik SMP Negeri 4 Desa Ibul Besar 1, Kecamatan Pemulutan Induk, SDN 7 Desa Tanjung Pasir serta pepohonan besar disepanjang jalan tersebut.
Pantauan di lapangan, terpaan angin puting beliung kerap kali sudah menjadi langganan setiap tahun yang terjadi di Kecamatan Pemulutan. Akibatnya, rumah warga yang sebagian besar merupakan rumah panggung yang terbuat dari kayu tersebut porak poranda.
Bahkan rumah semi permanen maupun beton juga ikut rata diterjang angin puting beliung tersebut.
“Memang kondisi SD ini sudah buruk. Ditambah hempasan angin puting beliung otomatis kondisi bangunan bertambah parah. Warga disini tidak bisa berbuat apa-apa pas datang hujan petir disertakan angin puting beliung,” ujar Susilowati, warga setempat.
Menurut dia, kini sebagian besar pemilik rumah yang terkena hempasan angin puting beliung itu lebih memilih mengungsi ke rumah saudara maupun tetangga sekitar yang masih berada dalam Desa Tanjung Pasir.
Dia meminta kepada Pemkab OI untuk dapat memberikan bantuannya terhadap rumah warga yang terkena hantaman angin puting beliung.
Sementara itu, Ketua RT 6 Desa Tanjung Pasir, Samsu menyatakan apabila hujan lebat terus mengguyur Kabupaten OI, khususnya Kecamatan Pemulutan, maka dipastikan kerusakan rumah dan sebagainya akibat hantaman angin puting beliung terjadi.
“Saat itu hujan turun disertakan petir dan angin puting beliung, warga kocar-kacir mencari aman. Dulu lima tahun lalu pernah terjadi angin puting beliung yang meratakan tiga rumah warga. Kini kembali terjadi,” ujarnya.
Kondisi demikian memang tidak dipungkiri menginggat di sekitar rumah warga terdapat hamparan persawahan yang luas tanpa ada penghalang seperti pepohonan.
Dia hanya mengimbau kepada warga setempat untuk lebih mewaspadai datangnya hujan petir disertakan angin puting beliung guna meminimalisir terjadinya suatu hal yang tidak diinginkan terjadi.
Terpisah, Kepala Seksi Penanggulangan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana OI, Fahrul Husni membenarkan adanya angin puting beliung yang terjadi di Desa Tanjung Pasir, Pemulutan.
“Ada tujuh rumah warga dan lainnya rata dengan tanah. Saat ini kami sudah ke lapangan melihat kondisi rumah warga itu. Soal bantuan kami akan koordinasikan dengan Dinas Sosial Provinsi dan secepatnya ditindaklanjuti,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Sarkowi menyatakan terkait dengan peristiwa tersebut, pihaknya akan segera memberikan bantuan ke sejumlah warga yang rumahnya terkena terjangan angin puting beliung.
“Soal ini kami sudah laporkan ke Bupati OI H Mawardi Yahya dan secepatnya ditindaklanjuti dengan memberikan bantuan kepada korban,” tuturnya.
(azh)