Jokowi-Foke ibarat Barcelona Vs Real Madrid
Minggu, 09 September 2012 - 15:52 WIB
Jokowi-Foke ibarat Barcelona Vs Real Madrid
A
A
A
Sindonews.com - Pemilihan Gubernur (pilgub) DKI Jakarta menyisakan dua pasang kandidat untuk melaju di putaran kedua yaitu Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) dan Joko Widodo (Jokowi)- Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pada putaran pertama lalu enam pasang kandidat turut meramaikan pesta demokrasi yang diselenggarakan lima tahun sekali ini.
Semakin berkurangnya jumlah kandidat, bukan berarti persoalan dalam Pilgub itu berkurang. Menjelang hari pencoblosan yang diagendakan pada 20 September 2012 mendatang, banyak pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh masing-masing pasangan calon.
Koordinator Tim Advokasi Jakarta Baru Habiburokhman mengatakan, Pilgub DKI di putaran kedua ini mirip dengan pertandingan sepak bola El Clasicco di Liga Spanyol yang mempertemukan dua tim terbaik yang saling bersaing yaitu Barcelona dan Real Madrid.
"Jokowi-Ahok dan Foke-Nara ini mirip dengan pertandingan sepak bola El Clasicco di Liga Spanyol," ujar Habib dalam pesan singkatnya, Minggu (9/9/2012).
Dia mengatakan, sedikit saja Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kurang cermat atau kurang cepat, dalam melaksanakan tugasnya sebagai tim pengawas maka hal tersebut akan terlihat dan terasa tidak adil bagi masing-masing kontestan.
"Panwaslu harus berimbang sikapi laporan para pihak. Sebagai wasit dalam Pemilukada putaran kedua ini, Panwaslu harus meningkatkan kinerjanya secara signifikan," tuturnya.
Selain harus bersikap adil, menurutnya Panwaslu juga harus bersikap cermat dan cepat dalam merespon dinamika yang terjadi di lapangan. Salah satu bentuk adil dalam konteks Pemilukada ini yaitu Panwaslu harus memperlakukan laporan kedua pasang calon dengan standar yang sama.
Semakin berkurangnya jumlah kandidat, bukan berarti persoalan dalam Pilgub itu berkurang. Menjelang hari pencoblosan yang diagendakan pada 20 September 2012 mendatang, banyak pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh masing-masing pasangan calon.
Koordinator Tim Advokasi Jakarta Baru Habiburokhman mengatakan, Pilgub DKI di putaran kedua ini mirip dengan pertandingan sepak bola El Clasicco di Liga Spanyol yang mempertemukan dua tim terbaik yang saling bersaing yaitu Barcelona dan Real Madrid.
"Jokowi-Ahok dan Foke-Nara ini mirip dengan pertandingan sepak bola El Clasicco di Liga Spanyol," ujar Habib dalam pesan singkatnya, Minggu (9/9/2012).
Dia mengatakan, sedikit saja Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kurang cermat atau kurang cepat, dalam melaksanakan tugasnya sebagai tim pengawas maka hal tersebut akan terlihat dan terasa tidak adil bagi masing-masing kontestan.
"Panwaslu harus berimbang sikapi laporan para pihak. Sebagai wasit dalam Pemilukada putaran kedua ini, Panwaslu harus meningkatkan kinerjanya secara signifikan," tuturnya.
Selain harus bersikap adil, menurutnya Panwaslu juga harus bersikap cermat dan cepat dalam merespon dinamika yang terjadi di lapangan. Salah satu bentuk adil dalam konteks Pemilukada ini yaitu Panwaslu harus memperlakukan laporan kedua pasang calon dengan standar yang sama.
(mhd)