Pecah ban, penumpang Transjakarta panik
Jum'at, 07 September 2012 - 17:06 WIB
Pecah ban, penumpang Transjakarta panik
A
A
A
Sindonews.com - Penumpang bus Transjakarta koridor IV (Pulogadung-Dukuh Atas) bernomor polisi B 7521 IX panik lantaran sebuah ledakan cukup keras terdengar di bagian belakang saat transit di Halte Matraman.
Penumpang mengira, suara itu berasal dari bahan peledak. Setelah diperiksa, ternyata ban belakang bus pecah.
"Saya kaget mendengar ledakan itu. Pada saat itu bus dalam keadaan menaikkan dan menurunkan penumpang," ujar Rachmat (30) salah seorang petugas keamanan bus Transjakarta, Jumat (7/9/2012).
Hal sama dirasakan oleh Budi Budiman, (40) sang pramudi bus. Dia mengaku langsung mematikan kendaraannya setelah mendengar suara ledakan.
"Saya buru-buru matikan takutnya suara itu berasal dari mesin mobil," ungkapnya.
Setelah mengetahui suara ledakan itu berasal dari ban bus Budi pun mengaku bernafas lega, begitu pula penumpang lainnya. Adapun penyebab pecah ban diduga karena kepanasan.
"Kemungkinannya sih ban itu meledak karena kepanasan," tambahnya.
Beruntung, akibat pecah ban itu tidak menimbulkan kerugian dari penumpang, hanya saja, arus lalu lintas ke Matraman sempat tersendat, karena para pengendara memperlambat laju kendaraannya karena penasaran dengan apa yang terjadi.
Penumpang mengira, suara itu berasal dari bahan peledak. Setelah diperiksa, ternyata ban belakang bus pecah.
"Saya kaget mendengar ledakan itu. Pada saat itu bus dalam keadaan menaikkan dan menurunkan penumpang," ujar Rachmat (30) salah seorang petugas keamanan bus Transjakarta, Jumat (7/9/2012).
Hal sama dirasakan oleh Budi Budiman, (40) sang pramudi bus. Dia mengaku langsung mematikan kendaraannya setelah mendengar suara ledakan.
"Saya buru-buru matikan takutnya suara itu berasal dari mesin mobil," ungkapnya.
Setelah mengetahui suara ledakan itu berasal dari ban bus Budi pun mengaku bernafas lega, begitu pula penumpang lainnya. Adapun penyebab pecah ban diduga karena kepanasan.
"Kemungkinannya sih ban itu meledak karena kepanasan," tambahnya.
Beruntung, akibat pecah ban itu tidak menimbulkan kerugian dari penumpang, hanya saja, arus lalu lintas ke Matraman sempat tersendat, karena para pengendara memperlambat laju kendaraannya karena penasaran dengan apa yang terjadi.
(lns)