Hutan Ciremai terbakar, pendakian ditutup

Kamis, 06 September 2012 - 20:49 WIB
Hutan Ciremai terbakar,...
Hutan Ciremai terbakar, pendakian ditutup
A A A
Sindonews.com - Kebakaran hutan kawasan hutan Gunung Ciremai kian meluas sehingga memaksa pihak Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menutup semua jalur pendakian.

"Untuk sementara Gunung Ciremai ditutup untuk pendakian umum demi keselamatan para pendaki dan antisipasi kebakaran lebih meluas akibat pendaki yang ceroboh," kata Kasatpolhut BTNGC Mufrizal, Kamis (6/9/2012).

Diungkapkan Rizal, surat larangan pendakian tersebut kini tinggal menunggu pengesahan dari Kepala BTNGC yang sedang rapat di Jakarta. Meski demikian, larangan mendaki mulai disosialisasikan kepada seluruh petugas jaga pos pendakian agar tidak mengizinkan pendakian hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

Kebakaran hutan Gunung Ciremai, kini semakin meluas hingga menjangkau Blok Situmpuk yang masuk dalam wilayah Kabupaten Majalengka. Tim pemadam kebakaran yang terdiri dari Masyarakat Peduli Api (MPA) dan para simpatisan dari Pos Sadarehe, Majaelngka, sudah bergerak untuk mencegah kebakaran lebih luas.

"Kini jumlah kawasan hutan yang terbakar hingga mencapai 23 blok, sudah masuk ke wilayah Majalengka. Tiga blok baru yaitu Blok Tunjung Putih, Situmpuk dan Blok Baru Suwita masih dalam upaya pemadaman tim kami," kata Mufrizal.

Mengenai jumlah total luas areal hutan yang terbakar, Rizal mengaku belum bisa menyebutkan karena kebakaran masih terus meluas. Pihaknya baru bisa menghitung keseluruhan lahan yang terbakar setelah api benar-benar dipastikan padam, kemudian baru bisa diukur dengan menggunakan alat GPS.

Sementara itu penjaga Pos Pendakian jalur Linggarjati, hingga Kamis belum mendapat pemberitahuan tentang larangan pendakian dati BTNGC sehingga jalur tersebut masih dibuka.

"Kami belum dapat pemberitahuan itu, jadi jika ada yang mendaki silakan saja. Kami hanya memberi peringatan tentang kebakaran yang terjadi di Gunung Ciremai, sehingga mereka berhati-hati untuk menjaga diri dan turut menjaga alam," kata Encep Ucup, penjaga loket Pos Linggarjati.

Meski demikian, kata Encep, selama sehari kemarin tak ada seorang pun yang melakukan pendakian melalui jalur tersebut. Namun sehari sebelumnya terdapat tiga regu yang berangkat, dan rencananya akan turun melalui jalur lain.
(ysw)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
26 menit yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
3 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
3 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
3 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
3 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
4 jam yang lalu
Infografis
Gunung Berapi Bawah...
Gunung Berapi Bawah Laut Jadi Ancaman AS setelah Kebakaran Hutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved