Ormas Paksi Katon mulai berjaga di Pakualaman

Kamis, 06 September 2012 - 11:44 WIB
Ormas Paksi Katon mulai...
Ormas Paksi Katon mulai berjaga di Pakualaman
A A A
Sindonews.com - Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Paksi Katon lakukan penjagaan di Kadipaten Pura Pakulaman. Langkah tersebut diambil untuk mencegah dilakukannya penobatan KPH Anglingkusumo menjadi KGPAA Pakualam IX.

Secara tegas Paksi Katon tetap mendukung hasil suksesi Pura Pakualaman 13 tahun lalu. "Kita buka posko pengamanan mulai hari ini batas waktu sampai kapan belum di tentukan," tandas Ketua Paksi Katon Muhammad Suhud menjelaskan kepada wartawan di kadipaten Pura Pakualam, Kamis (6/9/2012).

Ditegaskannya, pengamanan dilakukan secara swadaya oleh organisasi tersebut. Kegiatan itu dilakukan sebagai bagian dari tindaklanjut upaya memperjuangkan keistimewaan DIY yang telah dilakukan semenjak pembahasan UU Keistimewaan dilakukan.

Upaya penobatan KPH Anglingkusumo menjadi KGPAA Pakualam IX dinilai akan menciderai proses penetapan Sri Sultan HB X dan KGPAA Pakualam IX Ambarkusumo menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

Di hari pertama penjagaan ini tercatat ada sekitar 15 anggota Paksi Katon berjaga-jaga di komplek kadipaten tersebut. Pengamanan rencananya digelar mulai pukul 09.00 WIB sampai 21.00 WIB.

"Hari ini ada 15 orang, nanti sistemnya shift. Pagi mulai pukul 9 sampai pukul 2 siang, kemudian dilanjutkan shift kedua sampai pukul 9 malam," tandas salah satu anggota Paksi Katon Drajad.

Menurutnya, jumlah personel yang berjaga, tidak ditentukan. Hal tersebut mempertimbangkan kelonggaran waktu dari anggota. Namun demikian, untuk penjagaan di malam hari direncanakan akan melibatkan personel yang lebih banyak.
(azh)
Berita Terkait
Kemendagri Prioritaskan...
Kemendagri Prioritaskan Penguatan Keistimewaan DIY
Lurah se- Gunungkidul...
Lurah se- Gunungkidul Desak Kalurahan Bisa Kelola Danais
Soal Keistimewaan DIY,...
Soal Keistimewaan DIY, Menteri Hadi Teken MoU dengan Kesultanan Yogyakarta
Kampanye Akbar di Kulonprogo,...
Kampanye Akbar di Kulonprogo, Ganjar Pranowo Bangga Jadi Bagian Keistimewaan DIY
Ketua DPW Perindo DIY...
Ketua DPW Perindo DIY Minta Alokasi APBD dan Dana Keistimewaan Fokus Atasi Kemiskinan
Spanduk Ade Armando...
Spanduk Ade Armando Penista UU Keistimewaan Yogyakarta Beredar di Jakarta Pusat
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
45 menit yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
4 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
4 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
5 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
7 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved