Tangkubanparahu ditutup, 1.080 pedagang menganggur

Kamis, 06 September 2012 - 08:32 WIB
Tangkubanparahu ditutup,...
Tangkubanparahu ditutup, 1.080 pedagang menganggur
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 1.080 pedagang menganggur akibat penutupan Taman Wisata Alam (TWA) Tangkubanparahu sejak Senin 3 September.

Mereka hanya bisa mengamati perkembangan di Pos Pengamatan Gunung Tangkubanparahu yang berjarak sekitar enam kilometer dari Kawah Ratu.

”Semoga saja kondisi ini kembali normal,” kata pedagang suvenir di TWA Tangkubanparahu, Haris (45).

Pedagang lainnya, Ishak (46), terus bersiaga jika sewaktu-waktu status Gunung Tangkubanparahu naik. Jika hal itu terjadi, dia akan membawa seluruh barang dagangan ke rumahnya di Desa Cikole agar tak merugi.

”Di objek wisata lain sudah ada pedagang lama yang menetap, masa kami mau masuk? Jadi, terpaksa selama penutupan Tangkubanparahu, saya tidak berjualan,” ucapnya.

Kepala Desa Cikole Jajang Ruhiyat meminta Pemkab Bandung Barat ikut memikirkan nasib 1.080 pedagang di Tangkubanparahu yang menganggur. Sebab, roda perekonomian mereka dan keluarga menjadi tersendat, sehingga perlu alternatif pengalihan usaha.

”Paling tidak, Dinas bisa memberikan pelatihan pembentukan karakter agar ada solusi dari persoalan yang dihadapi pedagang,” ujarnya.

Beberapa objek wisata di bawah pengelolaan Perhutani KPH Bandung Utara dibanjiri pengunjung. Sebab, penutupan TWA Tangkubanparahu membuat banyak orang mengalihkan ke tujuan wisata alternatif.

”Banyak pengunjung Tangkubanparahu yang beralih ke Curug Cimahi dan kenaikannya sangat signifikan,” kata Administratur/KPH Bandung Utara Daniel Budi Cahyono.

Selama libur Lebaran lalu, Curug Cimahi mengantongi pemasukan Rp118 juta. Padahal, pada Lebaran 2011 pendapatan hanya Rp70 juta. Sementara dari Cikole Jayagiri Resort yang lokasinya berdekatan dengan TWA Tangkubanparahu membukukan pemasukan Rp200 juta selama liburan Lebaran. Kepala Resort Pemangku Hutan (KRPH) Cisarua Perhutani KPH Bandung Utara Eem Sulaeman menambahkan Curug Cimahi di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua sudah menjadi tujuan utama wisata. Kebanyakan pengunjung dari Karawang, Bekasi, Jakarta, Indramayu, Cirebon, Kuningan,dan Majalengka.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf meminta koordinasi antara Pemkab Subang dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) ditingkatkan seiring aktivitas Gunung Tangkubanparahu. Dia mengimbau PT Graha Rani Putra Persada (GRPP) selaku pengelola TWA Tangkubanparahu menutup objek wisata ini dari kunjungan wisatawan.

”Jika mereka (PT GRPP) tetap membuka TWA Tangkubanparahu artinya membandel,” kata Dede.

Bupati Subang Ojang Sohandi mengatakan, pihaknya menyediakan dana tanggap darurat sebesar Rp4 miliar.Anggaran itu tidak hanya untuk penanganan Tangkubanparahu, melainkan bencana secara umum. Wilayah terdekat Gunung Tangkubanparahu sejauh 2,5 kilometer yakni Desa Cicadas, Sagalaherang, dan Sariater.
(azh)
Berita Terkait
Apakah Gunung Bisa Bergerak?...
Apakah Gunung Bisa Bergerak? Ternyata Pernah Disebutkan dalam Al-Qur’an
4 Legenda Gunung Berapi...
4 Legenda Gunung Berapi di Tanah Jawa, dari Merapi hingga Kelud
Gawat! Gunung Kerinci...
Gawat! Gunung Kerinci Level Waspada, 10 Pendaki Masih di Puncak
7 Negara yang Memiliki...
7 Negara yang Memiliki Gunung Berapi Paling Aktif, Indonesia Juaranya
6 Gunung dengan Pemandangan...
6 Gunung dengan Pemandangan Terindah di Indonesia, Nomor Terakhir Cocok untuk Pendaki Pemula
Rahasia Gunung Berapi:...
Rahasia Gunung Berapi: Bisa Tidur Ribuan Tahun Lalu Bangun Tiba-tiba!
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
24 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
34 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
39 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
52 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Infografis
Era Anies Baswedan 8...
Era Anies Baswedan 8 Tempat Hiburan Malam Ditutup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved