Foke ingin menang-kalah bermartabat
Selasa, 04 September 2012 - 21:44 WIB
Foke ingin menang-kalah bermartabat
A
A
A
Sindonews.com - Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta incumbent mengaku tidak ingin menang dengan cara-cara kotor. Foke ingin menang atau kalah dengan cara bermartabat.
"Saya kira setiap pasangan calon ingin menang dengan bermartabat. Paling enggak, saya lah. Saya ingin menang bermartabat," ujar Fauzi seusai menghadiri acara halal bihalal dengan pensiunan PNS Pemprov DKI Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Dia menegaskan, buat apa menggunakan cara-cara yang tidak terhormat dan bermartabat untuk menjatuhkan lawan.
Fauzi mengatakan, semua kecurangan yang bisa saja terjadi di dalam Pilgub DKI hanya akan berujung sia-sia. Terlebih jika ingin menjatuhkan pasangan lainnya.
"Pada akhirnya yang menentukan adalah warga Jakarta. Warga Jakarta ini saya kira sudah cukup cerdas. Tidak perlu dipengaruhi dengan hal-hal yang tidak terhormat seperti itu," harapnya.
Ditambahkan Fauzi, dirinya meyakini jika semua kecurangan yang dilakukan dalam Pilgub tidak akan ada efektivitasnya.
"Ini kan menyangkut kepentingan masa depan Jakarta. Saya yakin dan percaya kalaupun itu dipaksakan tidak akan ada efektivitasnya," tutup Fauzi.
"Saya kira setiap pasangan calon ingin menang dengan bermartabat. Paling enggak, saya lah. Saya ingin menang bermartabat," ujar Fauzi seusai menghadiri acara halal bihalal dengan pensiunan PNS Pemprov DKI Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Dia menegaskan, buat apa menggunakan cara-cara yang tidak terhormat dan bermartabat untuk menjatuhkan lawan.
Fauzi mengatakan, semua kecurangan yang bisa saja terjadi di dalam Pilgub DKI hanya akan berujung sia-sia. Terlebih jika ingin menjatuhkan pasangan lainnya.
"Pada akhirnya yang menentukan adalah warga Jakarta. Warga Jakarta ini saya kira sudah cukup cerdas. Tidak perlu dipengaruhi dengan hal-hal yang tidak terhormat seperti itu," harapnya.
Ditambahkan Fauzi, dirinya meyakini jika semua kecurangan yang dilakukan dalam Pilgub tidak akan ada efektivitasnya.
"Ini kan menyangkut kepentingan masa depan Jakarta. Saya yakin dan percaya kalaupun itu dipaksakan tidak akan ada efektivitasnya," tutup Fauzi.
(ysw)