Bom di Bandung tak terkait teroris

Selasa, 04 September 2012 - 18:42 WIB
Bom di Bandung tak terkait...
Bom di Bandung tak terkait teroris
A A A
Sindonews.com - Penemuan rangkaian bom siap rakit di tempat sampah di Jalan Natuna, Bandung, beberapa waktu lalu, tak terkait dengan penangkapan terduga teroris berinisial MK (30) yang ditangkap Densus 88 di rumahnya, Cluster Pawenang No 3A, Kelurahan Cisaranten Bina Harapan, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.

Polda Jabar hingga kini masih belum bisa pastikan asal-usul amunisi dan rangkaian siap rakit yang ditemukan oleh seorang pemulung tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengaku, hingga kini Sat Brimob Polda Jabar masih melakukan pendalaman terkait temuan tersebut.

“Pendalaman masih dilakukan, tapi terkait dengan penangkapan (teroris) kemarin masih belum ada hubungannya,” katanya.

Ditanya mengenai koordinasi dengan TNI terkait dengan temuan beberapa amunisi yang juga digunakan sehari-hari oleh TNI. Martinus mengatakan hal tersebut sudah dilakukannya.

“Kita sudah identifikasi dan infentarisir. Tapi itu (amunisi) bisa saja berasal dari pasar-pasar gelap yang diseludupkan seseorang,” tuturnya.

Selain dengan TNI, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait untuk mengungkap kasus tersebut.

Seperti diberitakan, seorang pemulung menemukan kresek berisi rangkaian bom siap rakit, amunisi dan granat di tempat sampah, Jalan Natuna, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Selasa 28 Agustus lalu.

Keresek tersebut berisi satu detonator, dua granat nanas buatan Amerika Serikat, TNT satu titik ukuran 50 gram. Ada juga dua peluru signal, 24 peluru hampa kaliber 5,56, enam peluru tajam kaliber 7,62, enam peluru tajam kaliber 5,56, satu peluru tajam US Carabong, dua peluru tajam kaliber 22, satu peluru tajam SNB, satu peluru tajam kaliber 45, dan satu peluru hampa kaliber 7,62.

Sempat muncul spekulasi bahwa temuan tersebut terkait dengan kedatangan Presiden SBY untuk menutup Hakteknas ke-17 di Gedung Merdeka 30 April 2012.
(hyk)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
1 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
1 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
1 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
3 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
4 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved