BKPD diminta tinjau ulang PNS honerer

Selasa, 04 September 2012 - 13:22 WIB
BKPD diminta tinjau...
BKPD diminta tinjau ulang PNS honerer
A A A
Sindonews.com – Komisi I DPRD Polman, meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) Polman dalam hal ini Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) untuk meninjau kembali tenaga honorer kategori dua (K2) yang diusulkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk proses verifikasi ditingkat pusat.

Hal itu menyusul temuan terhadap dugaan adanya tenaga honorer K2 fiktif di kantor pemerintahan Kecamatan Limboro, yang dilakukan anggota Komisi I DPRD Polman, pada pekan lalu.

Anggota Komisi I DPRD Polman, Amiruddin, mengatakan dalam sidak yang dilakukan di kantor Kecamatan Limboro, ditemukan terdapat 92 pegawai baik tenaga honorer K2 maupun honorer biasa.

Untuk daftar tenaga honorer K2, jumlahnya 60 orang, sementara honorer biasa 32 orang. Namun, setelah ditelusuri daftar nama honorer tersebut, ternyata hanya 21 yang betul-betul aktif bekerja. Sisanya yang berjumlah 71 orang tidak jelas.

“Hasil penelusuran kami, mereka sudah tersebar. Ada orangnya yang sudah di Malaysia sebagai TKI, ada yang menetap di Pare-pare, dan ada juga yang memang tidak aktif bekerja, tapi orangnya ada di daerah itu.”

Dia mengatakan, temuan tersebut baru hasil sidak pada satu kecamatan. Bukan tidak mungkin jumlah tenaga honorer tersebut akan bertambah setelah dilakukan penelusuran di kecamatan lain ataupun SKPD yang ada dilingkup Pemkab Polman.

Karena itu, lanjut Amiruddin, sebelum dilakukan sidak lanjutan terkait adanya temuan di kantor pemerintahan Kecamatan Limboro, dewan berharap Bupati Polman Ali Baal Masdar bisa melakukan tindakan tegas terhadap kasus tersebut sebelum tenaga K2 yang diusulkan itu menjalani proses lanjutan dalam pengangkatan menjadi CPNS. Sebab, itu akan bisa merugikan pihak lain yang betul-betul aktif bekerja.

Terpisah, Kepala Sub Bidang (Kasubid) Analisa Kebutuhan dan Kesejahteraan pada Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) Polman, Bustamin, yang dikonfirmasi temuan itu mengaku itu menjadi tanggung jawab SKPD terkait. Sebab, yang lebih mengetahui kondisi pegawai adalah SKPD itu.

“Kalau soal tenaga honor yang tidak aktif itu, yang lebih mengetahui adalah SKPD terkait. Kita hanya menerima usulan dari SKPD kemudian diverifikasi dan diusulkan ke BKN,” jelas Bustamin.

Saat ini, jumlah tenaga honorer diilingkup Pemkab Polman, mencapai 2835. Ribuan tenaga honorer tersebut merupakan tenaga K2 yang sudah diusulkan ke BKN untuk proses verifikasi lanjutan.
(hyk)
Berita Terkait
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
PNS 18 Lembaga Dibubarkan...
PNS 18 Lembaga Dibubarkan Kembali ke Instansi Awal, Honorer Diberhentikan
Kasus Honorer Fiktif...
Kasus Honorer Fiktif di Kepri, Pengamat: Gubernur Tak Bisa Lepas Tangan
Pesta Miras Bareng Janda...
Pesta Miras Bareng Janda dalam Mobil Oknum PNS dan Honorer Ditangkap
Dilema Penghapusan Tenaga...
Dilema Penghapusan Tenaga Honorer  
Pemerintah Diingatkan...
Pemerintah Diingatkan soal Permasalahan Guru Masih Jadi PR
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved