Polda Jabar siap evakuasi korban Tangkuban Perahu
Selasa, 04 September 2012 - 01:01 WIB
Polda Jabar siap evakuasi korban Tangkuban Perahu
A
A
A
Sindonews.com - Menindaklanjuti instruksi Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) yang melarang warga beraktivitas di radius 1,5 kilometer dari pusat kawah Gunung Tangkuban Perahu, setidaknya satu pleton anggota Brimob Polda Jabar dikerahkan. Mereka bersiaga di sekitar kawasan wisata gunung itu.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul menjelaskan, peningkatan kewaspadaan aparat di kawasan Kabupaten Bandung Barat itu terkait dengan meningkatnya aktivitas temperatur gunung Tangkuban Perahu yang sejak 23 Agustus 2012 statusnya dinyatakan waspada.
"Terkait adanya penutupan kawasan Tangkuban Perahu, Polda Jabar sudah siapkan satu pleton untuk standby," kata Martinus di kantornya Jalan Soekarno Hatta, Senin (2/9/2012).
Menurutnya, anggota Brimob disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal terburuk terkait instruksi yang diberikan PVMBG. Misalnya jika ada evakuasi maka polisi akan membantu dan mengamankan wilayah tersebut.
Martinus sendiri belum bisa memastikan penjagaan dilakukan sampai kapan. Namun jika
pihak PVMBG meminta penambahan personel, hal itu bisa dilakukan. "Intinya kami siap lakukan evakuasi atau penjagaan," ucap Martinus.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul menjelaskan, peningkatan kewaspadaan aparat di kawasan Kabupaten Bandung Barat itu terkait dengan meningkatnya aktivitas temperatur gunung Tangkuban Perahu yang sejak 23 Agustus 2012 statusnya dinyatakan waspada.
"Terkait adanya penutupan kawasan Tangkuban Perahu, Polda Jabar sudah siapkan satu pleton untuk standby," kata Martinus di kantornya Jalan Soekarno Hatta, Senin (2/9/2012).
Menurutnya, anggota Brimob disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal terburuk terkait instruksi yang diberikan PVMBG. Misalnya jika ada evakuasi maka polisi akan membantu dan mengamankan wilayah tersebut.
Martinus sendiri belum bisa memastikan penjagaan dilakukan sampai kapan. Namun jika
pihak PVMBG meminta penambahan personel, hal itu bisa dilakukan. "Intinya kami siap lakukan evakuasi atau penjagaan," ucap Martinus.
(lns)