Oknum TNI AL pukul karyawan Lion Air
Senin, 03 September 2012 - 14:04 WIB
Oknum TNI AL pukul karyawan Lion Air
A
A
A
Sindonews.com - Karyawan Lion Air, Riki Pandani (20), menjadi korban pemukulan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) asal Surabaya Letkol Sri Sugianto (71). Riki dipukul hingga mata kanannya menjadi memar.
Penyebab pemukulan, diduga karena buruknya pelayanan Lion Air terhadap penumpang. Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan 748 yang dijadwalkan mengudara dan akan ditumpangi Sri Sugianto, sekitar pukul 08.20 WIB ke Surabaya, mengalami delay sampai hampir dua jam.
Kesal pesawat yang akan ditumpanginya terlambat terbang, Kolonel Sri mendatangi konter tempat Riki berjaga. Merasa tidak puas dengan penjelasan Riki, Sri Sugianto lantas menghadiahi Riki dengan bogem mentah.
Tak terima dipukul penumpang, Riki datang ke Polres Bandara Soekarno-Hatta dan membuat laporan pemukulan tersebut. Dari sana, baru diketahui identitas pemukul Riki.
"Korban lalu melaporkan peristiwa itu ke Polres. Kemudian belakangan baru diketahui pelaku adalah anggota TNI . Karenanya kami limpahkan laporan ini ke Garnisun Tangerang," ujar Kasubag Humas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, AKP Agus Tri saat dikonfirmasi ketika dihubungi, Senin (3/9/201).
Ditambahkan dia, saat ini Kolonel Sri sudah berada di Kantor Kodim Tangerang untuk menjelaskan duduk perkara pemukulan karyawan Lion Air tersebut. "Jadi baik pelaku dan korban sudah ada di sana (kantor Kodim Tangerang)," terangnya.
Dihubungi terpisah, Dandim 0506/BS Tangerang Letkol Kav Dani Wardana membenarkan kasus tersebut. "Benar tadi kami yang tangani, sedangkan dia (pelaku) sendiri adalah anggota TNI AL asal Surabaya dengan pangkat Letkol. Tetapi kami sudah langsung serahkan ke Danpom AL di Jakarta Utara," terangnya.
Penyebab pemukulan, diduga karena buruknya pelayanan Lion Air terhadap penumpang. Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan 748 yang dijadwalkan mengudara dan akan ditumpangi Sri Sugianto, sekitar pukul 08.20 WIB ke Surabaya, mengalami delay sampai hampir dua jam.
Kesal pesawat yang akan ditumpanginya terlambat terbang, Kolonel Sri mendatangi konter tempat Riki berjaga. Merasa tidak puas dengan penjelasan Riki, Sri Sugianto lantas menghadiahi Riki dengan bogem mentah.
Tak terima dipukul penumpang, Riki datang ke Polres Bandara Soekarno-Hatta dan membuat laporan pemukulan tersebut. Dari sana, baru diketahui identitas pemukul Riki.
"Korban lalu melaporkan peristiwa itu ke Polres. Kemudian belakangan baru diketahui pelaku adalah anggota TNI . Karenanya kami limpahkan laporan ini ke Garnisun Tangerang," ujar Kasubag Humas Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, AKP Agus Tri saat dikonfirmasi ketika dihubungi, Senin (3/9/201).
Ditambahkan dia, saat ini Kolonel Sri sudah berada di Kantor Kodim Tangerang untuk menjelaskan duduk perkara pemukulan karyawan Lion Air tersebut. "Jadi baik pelaku dan korban sudah ada di sana (kantor Kodim Tangerang)," terangnya.
Dihubungi terpisah, Dandim 0506/BS Tangerang Letkol Kav Dani Wardana membenarkan kasus tersebut. "Benar tadi kami yang tangani, sedangkan dia (pelaku) sendiri adalah anggota TNI AL asal Surabaya dengan pangkat Letkol. Tetapi kami sudah langsung serahkan ke Danpom AL di Jakarta Utara," terangnya.
(san)