KPU enggan publikasikan pemilih di lokasi kebakaran

Jum'at, 31 Agustus 2012 - 05:24 WIB
KPU enggan publikasikan...
KPU enggan publikasikan pemilih di lokasi kebakaran
A A A
Sindonews.com - Banyaknya lokasi kebakaran di wilayah DKI Jakarta dikhawatirkan memicu manipulasi data pemilih pada putaran kedua mendatang. Pasalnya, korban kebakaran tidak lagi memiliki kartu pemilih maupun kartu tanda penduduk (KTP).

Situasi ini dikhawatirkan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memanipulasi suara di lokasi kebakaran. Koordinator Komite Pemilih Indonesia (Tepi) Jeirry Sumampow mengatakan, lokasi kebakaran harus menjadi perhatian KPU DKI Jakarta. Pihaknya tidak ingin hak pilih korban kebakaran terbengkalai. Karena itulah, dalam pendataan pemilih di lokasi kebakaran, KPU harus memastikan pemilih berdasarkan alamat dan TPS-nya.

Selain itu, KPU juga harus membuat sosialisasi khusus, agar korban kebakaran ini tetap menggunakan hak pilihnya. "Jumlah pemilih di lokasi bekas kebakaran juga besar. Jangan sampai ada manipulasi,” kata Jeirry Sumampow di Jakarta, Kamis 30 Agustus 2012.

Menurut dia, saat ini korban kebakaran masih mengalami keterpurukan akibat musibah yang dialami. Satu sisi hak partisipasi mereka sangat menentukan nasib Jakarta mendatang.

“KPU harus membuat sosialisasi khusus, agar korban kebakaran ini tetap mau menggunakan hak pilih dan tidak terpuruk di dalam kedukaan,” tandasnya.

Sementara itu, anggota KPU DKI Jakarta Pokja Pendataan Pemilih Aminullah mengklaim pendataan terhadap korban kebakaran yang memiliki hak pilih telah dilakukan. Pendataan itu menurunkan tim panitia pemilihan suara (PPS) di tingkat kelurahan.

Setiap PPS memantau TPS-TPS yang pemilihnya menjadi korban kebakaran. Dari pendataan itu dipastikan mereka dapat menggunakan hak pilihnya di putaran kedua, 20 September 2012 nanti. Kendati telah menyelesaikan pendataan tersebut, Aminullah enggan menyebutkan berapa TPS yang pemilihnya menjadi korban kebakaran.

Begitu juga dengan jumlah pemilihnya di setiap TPS, Aminullah tak mau membeberkan. "Kami telah data. Jumlahnya tidak bisa kami sebutkan. Takutnya nanti dipelintir dan dipersoalkan pihak lain,” ungkap Aminullah.

Anggota KPU DKI Jakarta Pokja Sosialiasi Sumarno menambahkan, pada putaran kedua nanti KPU DKI akan mengirimkan undangan memilih kepada masyarakat.

Pendistribusian undangan ini melalui PPS atau kelompok panitia pemungutan suara (KPPS). Setiap petugas dipastikan memberikan undangan kepada pemilih. "Bila tidak ditemukan orangnya, undangannya itu ditahan sampai menemukan pemiliknya,” ujar Sumarno.

Koordinator Bidang Komunikasi dan Media Center Jokowi-Ahok, Budi Purnomo Kartoraharjo, mengatakan pihaknya belum memiliki jumlah pemilih menjadi korban kebakaran.

Pihaknya masih melakukan pengawasan di wilayah masing-masing. "Bila ada warga tidak mendapatkan undangan memilih di putaran kedua nanti, korwil kami akan melaporkan itu ke KPU,” ujarnya.

Sekretaris tim sukses Foke-Nara, Budi Siswanto, mengaku sudah menurunkan tim khusus untuk memantau pemilih menjadi korban kebakaran. Pelaksanaan pendataan itu juga masih berlangsung hingga sekarang. "Kita memfasilitasi warga yang tidak mendapatkan undangan nanti,” kata Budi.
(lil)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
10 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
10 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
11 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
11 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
11 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved