Pemprov Maluku akan serahkan 4 aset

Kamis, 30 Agustus 2012 - 12:31 WIB
Pemprov Maluku akan...
Pemprov Maluku akan serahkan 4 aset
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku akan menyerahkan empat aset pariwisata kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk dikelola. Empat aset tersebut yakni Gong Perdamaian Dunia (GPD), Lapangan Merdeka, Pantai Namalatu dan pasar ikan Higienis.

Penyerahan aset pariwisata akan dilakukan saat perayaan HUT Kota Ambon ke-437 yang jatuh pada 7 September 2012 nanti.

“Pada 7 September ini Gubernur akan menyerahkan empat aset pariwisata kepada Pemkot untuk dikelola menjadi aset dari Pemkot,” kata Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy saat tatap muka dengan 120 Kewang di Balai Kota Ambon, Kamis (30/8/2012).

Richard mengatakan, empat aset pariwisata tersebut dibangun di atas lahan milik Pemkot Ambon, namun karena bangunan milik Pemerintah Provinsi maka aset-aset itu dikelola oleh Pemprov Maluku.

“Pemkot memiliki sertifikat hak pakai lapangan Merdeka, Pasar Higienis, GPD dan Namalatu tapi karena bangunan itu dibiayai oleh pemerintah provinsi dan pemerintah pusat jadi kita juga tahu diri. Kita punya tanah tapi yang punya rumah itu orang. Jadi kita atur sebaik mungkin, Pemprov juga tidak berhak karena itu kita punya tanah, tapi karena bangunan milik mereka maka kita juga harus tahu diri,” ujar Wali Kota.

Ia mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu untuk penyerahan aset pariwisata itu kepada Pemkot.

“Dalam hubungan komunikasi pemerintahan, saya bicara dengan Gubernur bahwa tanggal 7 September nanti akan diserahkan ke Pemkot untuk dikelola secara baik,” ucapnya.

Setelah diserahkan, lanjut Richard, pihaknya akan mengelola dan mengembangkan empat objek pariwisata ini secara baik sehingga pendapatan asli daerah Kota Ambon semakin meningkat.

“Ini akan menjadi objek wisata yang bisa kita jual kepada para tamu yang datang ke Ambon. Karena ini objek yang berharga. GPD, lapangan merdeka, Pantai Namalatu, dan Pasar Higienis ini sesuatu yang betul-betul secara ekonomis memiliki nilai tambah untuk kota ini. Kalau biarkan seperti sekarang bisa mubazir,” tuturnya.

Menurutnya, Kota Ambon hanya memiliki tiga potensi yang akan dikembangkan untuk peningkatan pendapatan daerah. Potensi-potensi tersebut masing-masing perdagangan, perikanan dan pariwisata.

“Perdagangan karena kita sebagai ibu kota provinsi, yang kedua perikanan. Karena potesi perikanan yang begitu besar dan ketiga kota ini harus menjadi kota pariwisata. Ini luar biasa hebat untuk potensi pariwsita, cuma kita sendiri tidak pernah tahu hebatnya potensi yang kita miliki,” pungkasnya.
(azh)
Berita Terkait
Menuju Tata Kelola Barang...
Menuju Tata Kelola Barang Milik Daerah yang Lebih Baik
Disorot KPK, 1.400 Aset...
Disorot KPK, 1.400 Aset Pemkot Palembang Belum Tersertifikasi
Pemkot Makassar Bakal...
Pemkot Makassar Bakal Evaluasi Kerjasama Pengelolaan Aset Karebosi
Dewan Minta Dugaan Penyerobotan...
Dewan Minta Dugaan Penyerobotan Fasum di Tello Segera Diselesaikan
Terminal Daya Mati Suri,...
Terminal Daya Mati Suri, Dewan Desak Percepat Penyelesaian Aset
Hindari Sengketa, BKAD...
Hindari Sengketa, BKAD Diminta Sertifikasi Seluruh Aset Kota Bogor
Berita Terkini
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
53 menit yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
1 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
1 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
4 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
10 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved