Panwaslu pantau pendataan pemilih di lokasi kebakaran
Rabu, 29 Agustus 2012 - 06:43 WIB
Panwaslu pantau pendataan pemilih di lokasi kebakaran
A
A
A
Sindonews.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta memberikan perhatian khusus pada pemilih di lokasi kebakaran.
Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah mengatakan, korban kebakaran di beberapa lokasi berpotensi kehilangan hak pilih.
Karena itu, pihaknya akan melakukan pemantauan agar mereka tetap bisa menggunakan hak pilihnya. Setidaknya, ada tiga teknis pemantauan, pertama penambahan jumlah relawan untuk melakukan pemantauan.
Kedua, memantau perkembangan DPT, artinya setiap warga yang menjadi korban kebakaran otomatis sudah terdaftar pada pemilihan putaran pertama.
“Jika ada tambahan tentunya itu harus dicermati. Namun jika ada pengurangan dan jumlahnya kecil, itu bisa saja terjadi. Mungkin korban kebakaran ada yang memilih untuk tinggal bersama sanak familinya dari pada bertahan di lokasi kebakaran,” kata Ramdansyah kemarin.
Ketiga, pihaknya akan mengamati penyerahan logistik di setiap tempat pemungutan suara (TPS) di lokasi kebakaran. Meskipun sudah mengawasi DPT, bukan tidak mungkin jumlah logistik bisa bertambah.
Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah mengatakan, korban kebakaran di beberapa lokasi berpotensi kehilangan hak pilih.
Karena itu, pihaknya akan melakukan pemantauan agar mereka tetap bisa menggunakan hak pilihnya. Setidaknya, ada tiga teknis pemantauan, pertama penambahan jumlah relawan untuk melakukan pemantauan.
Kedua, memantau perkembangan DPT, artinya setiap warga yang menjadi korban kebakaran otomatis sudah terdaftar pada pemilihan putaran pertama.
“Jika ada tambahan tentunya itu harus dicermati. Namun jika ada pengurangan dan jumlahnya kecil, itu bisa saja terjadi. Mungkin korban kebakaran ada yang memilih untuk tinggal bersama sanak familinya dari pada bertahan di lokasi kebakaran,” kata Ramdansyah kemarin.
Ketiga, pihaknya akan mengamati penyerahan logistik di setiap tempat pemungutan suara (TPS) di lokasi kebakaran. Meskipun sudah mengawasi DPT, bukan tidak mungkin jumlah logistik bisa bertambah.
(lns)