Pemuda dirampok temannya sendiri
Senin, 27 Agustus 2012 - 08:50 WIB
Pemuda dirampok temannya sendiri
A
A
A
Sindonews.com - Aksi perampokan dengan senjata api kembali terjadi. Kali ini yang menjadi korban adalah Mahendra Dito (24). Pemuda ini harus kehilangan mobil Fortuner, serta tas berisi surat berharga, dan uang tunai Rp15 juta pada Sabtu 25 Agustus 2012 sore lalu.
Aksi perampasan mobil yang dialami korban ini terjadi di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan. Mahendra mengatakan, saat sedang menyalakan mobil warna hitam miliknya. Tanpa diduga dua orang lelaki mendatanginya dan menodongkan pistol. Mahendra pun diminta turun dari mobil oleh salah satu pelaku yang dikenalnya.
Tak ingin nyawanya melayang sia-sia, Mahendra memilih turun dari mobil dan hanya pasrah ketika para pelaku membawa kabur Fortunernya. "Pelaku lebih dari dua orang. Karena saya lihat ada pelaku lain yang menggunakan satu mobil minibus dan taksi,” katanya di Jakarta, Minggu 26 Agustus 2012.
Tak terima dengan kejadian ini, Mahendra pun melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya. Beberapa jam setelah melapor, penyidik dari Polda Metro Jaya berhasil menangkap salah satu pelaku bernama Samuel.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menerangkan, setelah mendapatkan laporan dari korban, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Samuel di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat, Minggu 26 Agustus 2012 dini hari pagi lalu.
Saat ditangkap, Samuel bersama dua orang temannya bernama Dimas dan Ivan. Setelah dilakukan pemeriksaan, Dimas dan Ivan tidak terbukti terlibat dalam kasus perampokan tersebut. "Hanya Samuel yang terlibat dalam aksi perampokan tersebut. Motif perampokan ini karena korban memiliki utang sebesar Rp350 juta kepada pelaku,” terangnya.
Penyidik saat ini terus mendalami pemeriksaan terhadap Samuel. Pasalnya, berdasarkan keterangan korban, pelaku membawa senjata api jenis FN dan ada keterlibatan para pelaku lain. Sejumlah pelaku lain yang telah diketahui identitasnya kini dalam pengejaran penyidik.
Di tempat terpisah, dua perampok yang bermodalkan sebuah pisau beraksi di toko Reigen Distro di Jalan Prabu Kiansiangtang, Periuk, Kota Tangerang, Sabtu 25 Agustus 2012 lalu sekira pukul 21.45 WIB. Dalam perampokan di toko yang menjual berbagai macam merek pakaian ini, pelaku menusuk dua orang pemilik toko yakni, Setiadi (50), dan Nanang (25).
Nanang menuturkan, dua pelaku datang menggunakan sebuah sepeda motor masuk ke dalam tokonya dengan berpura-pura melihat sejumlah pakaian yang terpajang di dalam toko. Salah satu pelaku terlihat oleh Nanang memasukkan sebuah kaus dagangannya ke dalam jaket yang digunakan pelaku. Melihat hal ini, sontak saja Nanang berusaha menggagalkan aksi pencurian tersebut.
Adapun, seorang pelaku lain terlihat berupaya mengambil sejumlah uang di meja kasir. Ketika pelaku berupaya mengambil uang di meja kasir inilah, Setiadi yang merupakan mertua dari Nanang datang dan berupaya menggagalkan aksi perampokan tersebut.
Kedua korban mulai melakukan perlawanan. Akibatnya pun fatal, Nanang dan Setiadi mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Ojo Ruslani mengatakan, sesaat setelah kejadian satu pelaku berhasil ditangkap. "Kami masih mengembangkan kasus ini. Identitas pelaku yang kabur telah kami ketahui dan kini dalam pengejaran petugas,” ungkapnya.
Aksi perampasan mobil yang dialami korban ini terjadi di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan. Mahendra mengatakan, saat sedang menyalakan mobil warna hitam miliknya. Tanpa diduga dua orang lelaki mendatanginya dan menodongkan pistol. Mahendra pun diminta turun dari mobil oleh salah satu pelaku yang dikenalnya.
Tak ingin nyawanya melayang sia-sia, Mahendra memilih turun dari mobil dan hanya pasrah ketika para pelaku membawa kabur Fortunernya. "Pelaku lebih dari dua orang. Karena saya lihat ada pelaku lain yang menggunakan satu mobil minibus dan taksi,” katanya di Jakarta, Minggu 26 Agustus 2012.
Tak terima dengan kejadian ini, Mahendra pun melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya. Beberapa jam setelah melapor, penyidik dari Polda Metro Jaya berhasil menangkap salah satu pelaku bernama Samuel.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menerangkan, setelah mendapatkan laporan dari korban, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Samuel di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat, Minggu 26 Agustus 2012 dini hari pagi lalu.
Saat ditangkap, Samuel bersama dua orang temannya bernama Dimas dan Ivan. Setelah dilakukan pemeriksaan, Dimas dan Ivan tidak terbukti terlibat dalam kasus perampokan tersebut. "Hanya Samuel yang terlibat dalam aksi perampokan tersebut. Motif perampokan ini karena korban memiliki utang sebesar Rp350 juta kepada pelaku,” terangnya.
Penyidik saat ini terus mendalami pemeriksaan terhadap Samuel. Pasalnya, berdasarkan keterangan korban, pelaku membawa senjata api jenis FN dan ada keterlibatan para pelaku lain. Sejumlah pelaku lain yang telah diketahui identitasnya kini dalam pengejaran penyidik.
Di tempat terpisah, dua perampok yang bermodalkan sebuah pisau beraksi di toko Reigen Distro di Jalan Prabu Kiansiangtang, Periuk, Kota Tangerang, Sabtu 25 Agustus 2012 lalu sekira pukul 21.45 WIB. Dalam perampokan di toko yang menjual berbagai macam merek pakaian ini, pelaku menusuk dua orang pemilik toko yakni, Setiadi (50), dan Nanang (25).
Nanang menuturkan, dua pelaku datang menggunakan sebuah sepeda motor masuk ke dalam tokonya dengan berpura-pura melihat sejumlah pakaian yang terpajang di dalam toko. Salah satu pelaku terlihat oleh Nanang memasukkan sebuah kaus dagangannya ke dalam jaket yang digunakan pelaku. Melihat hal ini, sontak saja Nanang berusaha menggagalkan aksi pencurian tersebut.
Adapun, seorang pelaku lain terlihat berupaya mengambil sejumlah uang di meja kasir. Ketika pelaku berupaya mengambil uang di meja kasir inilah, Setiadi yang merupakan mertua dari Nanang datang dan berupaya menggagalkan aksi perampokan tersebut.
Kedua korban mulai melakukan perlawanan. Akibatnya pun fatal, Nanang dan Setiadi mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Ojo Ruslani mengatakan, sesaat setelah kejadian satu pelaku berhasil ditangkap. "Kami masih mengembangkan kasus ini. Identitas pelaku yang kabur telah kami ketahui dan kini dalam pengejaran petugas,” ungkapnya.
(lil)