Gunung Tangkubanparahu tetap dikunjungi wisatawan

Sabtu, 25 Agustus 2012 - 13:49 WIB
Gunung Tangkubanparahu...
Gunung Tangkubanparahu tetap dikunjungi wisatawan
A A A
Sindonews.com - Kendati masih dalam status waspada, Gunung Tangkuban perahu tetap dikunjungi wisatawan lokal. Sejauh ini, Pengamat Gunung Api Tangkubanparahu dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sudah merekomendasikan untuk mensterilkan kawasan Kawah Ratu hingga radius 1,5 kilometer.

Pantauan di lapangan, sekira pukul 11.00 WIB, objek wisata alam Gunung Tangkubanparahu masih menyedot perhatian pelancong pada libur lebaran ini. Terpantau, lebih dari 10 bus sudah memasuki objek wisata ini.

Setiap menit terlihat puluhan mobil pribadi dan sepeda motor memasuki kawasan tersebut. Beberapa kendaraan rata-rata berasal dari luar Bandung, terlihat dari pelat kendaraan. Di antaranya pelat B, K, dan lain-lain.

Objek Wisata Tangkubanparahu memiliki beberapa kawah yang bisa didekati wisatawan, di antaranya Kawah Ratu yang dikelilingi Kawah Domas, Kawah Jarian, Kawah Badak, Kawah Upas, dan Kawah Baru.

"Hari ini status gunung masih waspada, kita masih memantau perkembangan selanjutnya," kata Pengamat Gunung Api Tangkubanparahu dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Ilham Mardikayanta, di pos pengamatan, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (25/8/2012).

Hasil pengamatan Jumat 24 Agustus 2012 kemarin, terekam ada delapan kali gempa vulkanik dangkal, satu kali gempa vulkanik dalam, dan dua kali gempa tektonik lokal, namun tanpa disertai tremor.

Dibandingkan dengan Kamis 23 Agustus 2012 ketika pertama kali dinaikan statusnya jadi waspada dari aktif normal, ada sembilan kali gempa vulkanik dangkal diikuti tremor selama empat jam (amplituda 5–20 mm) pukul 00.00–04.00 WIB.

"Memang ada penurunan gempa vulkanik dangkalnya menjadi delapan kali dari sebelumnya sembilan kali. Artinya kondisi Tangkubanparahu fluktuatif," katanya.

Saat ini, pihaknya masih mengamati aktivitas gunung untuk mendapatkan data hari ini. Selain itu, data tersebut akan juga akan digabungkan dengan hasil pengambilan sampel yang dilakukan tim PVMBG.

"Tim kan ahli kimia, mengukur suhu atau temperatur, hasilnya nanti dirapatkan di PVMBG," jelasnya.

Dengan status waspada saat ini, rekomendasi PVMBG tetap bahwa pusat kawah Gunung Tangkubanparahu, yakni Kawah Ratu, harus steril dari pengunjung dalam radius 1,5 kilometer.

"Tetapi itu hanya rekomendasi PVMBG ke Pemda setempat untuk diteruskan ke pengelola," ujarnya.
(ysw)
Berita Terkait
Apakah Gunung Bisa Bergerak?...
Apakah Gunung Bisa Bergerak? Ternyata Pernah Disebutkan dalam Al-Qur’an
4 Legenda Gunung Berapi...
4 Legenda Gunung Berapi di Tanah Jawa, dari Merapi hingga Kelud
Gawat! Gunung Kerinci...
Gawat! Gunung Kerinci Level Waspada, 10 Pendaki Masih di Puncak
7 Negara yang Memiliki...
7 Negara yang Memiliki Gunung Berapi Paling Aktif, Indonesia Juaranya
Rahasia Gunung Berapi:...
Rahasia Gunung Berapi: Bisa Tidur Ribuan Tahun Lalu Bangun Tiba-tiba!
6 Gunung dengan Pemandangan...
6 Gunung dengan Pemandangan Terindah di Indonesia, Nomor Terakhir Cocok untuk Pendaki Pemula
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
2 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
Sangkal Tudingan Zelensky,...
Sangkal Tudingan Zelensky, Rusia: China tetap Seimbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved