Rumah terbakar, kakek tewas terpanggang
Jum'at, 24 Agustus 2012 - 17:14 WIB
Rumah terbakar, kakek tewas terpanggang
A
A
A
Sindonews.com - Tragedi kebakaran terjadi di sebuah rumah di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, siang tadi. Seorang kakek, Yatiman (70), yang berada di dalam rumah, tewas terpanggang setelah terkurung kobaran api.
Peristiwa nahas tersebut terjadi begitu cepat. Korban yang berusia lanjut dan seorang diri berada di dalam rumah tak mampu menyelamatkan dirinya. Sementara warga baru mengetahui setelah kobaran api kian membesar.
Menurut keterangan warga setempat, kebakaran tersebut diduga berasal dari korsleting sambungan listrik. Percikan api tersebut kemudian menyambar perabot rumah. Tiupan angin kencang membuat kobaran api kian cepat menyambar seisi rumah.
"Warga mengetahui ada kebakaran setelah kobaran api membesar hingga keatap. Kami baru menyadari di dalam rumah tersebut masih ada Mbah Yatiman," kata Abdul Kholiq, Kepala Desa Wonokerto kepada wartawan, Jumat (24/8/2012).
Meski si jago merah kian membesar, warga berusaha memadamkan dan menyelamatkan korban yang berada di dalam rumah. Dengan peralatan dan pasokan air seadanya, kobaran api tersebut berhasil dipadamkan warga.
Selama ini, kata Abdul Kholiq, korban tinggal seorang diri di rumah tersebut dan dalam kondisi sakit. Sehari-hari korban mendapat perawatan dari tetangga sekitarnya. Saat kejadian, korban diduga tengah tertidur. Sementara atap genteng yang terbakar diduga ambruk menimpa korban.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran yang menewaskan seorang kakek tersebut. Dugaan sementara, penyebab kebakaran tersebut berasal dari korsleting hubungan arus listrik.
"Dugaan sementara, kebakaran ini akibat korsleting hubungan arus listrik. kami masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakara tersebut," kata Kapolsek Sukorejo AKP Firman.
Peristiwa nahas tersebut terjadi begitu cepat. Korban yang berusia lanjut dan seorang diri berada di dalam rumah tak mampu menyelamatkan dirinya. Sementara warga baru mengetahui setelah kobaran api kian membesar.
Menurut keterangan warga setempat, kebakaran tersebut diduga berasal dari korsleting sambungan listrik. Percikan api tersebut kemudian menyambar perabot rumah. Tiupan angin kencang membuat kobaran api kian cepat menyambar seisi rumah.
"Warga mengetahui ada kebakaran setelah kobaran api membesar hingga keatap. Kami baru menyadari di dalam rumah tersebut masih ada Mbah Yatiman," kata Abdul Kholiq, Kepala Desa Wonokerto kepada wartawan, Jumat (24/8/2012).
Meski si jago merah kian membesar, warga berusaha memadamkan dan menyelamatkan korban yang berada di dalam rumah. Dengan peralatan dan pasokan air seadanya, kobaran api tersebut berhasil dipadamkan warga.
Selama ini, kata Abdul Kholiq, korban tinggal seorang diri di rumah tersebut dan dalam kondisi sakit. Sehari-hari korban mendapat perawatan dari tetangga sekitarnya. Saat kejadian, korban diduga tengah tertidur. Sementara atap genteng yang terbakar diduga ambruk menimpa korban.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran yang menewaskan seorang kakek tersebut. Dugaan sementara, penyebab kebakaran tersebut berasal dari korsleting hubungan arus listrik.
"Dugaan sementara, kebakaran ini akibat korsleting hubungan arus listrik. kami masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakara tersebut," kata Kapolsek Sukorejo AKP Firman.
(hyk)