Status Waspada, tim ahli dikirim ke Tangkubanparahu
Jum'at, 24 Agustus 2012 - 15:13 WIB
Status Waspada, tim ahli dikirim ke Tangkubanparahu
A
A
A
Sindonews.com - Tim ahli yang terdiri dari empat orang ahli kimia, gas, dan air gunung api, serta petugas setempat dikirim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ke Gunung Tangkubanparahu. Tim ini bertujuan meneliti aktivitas gunung api Tangkubanparahu, yang baru saja dinaikkan status menjadi Waspada.
"Tim berangkat tadi pagi. Sampai sore mungkin mereka sudah pulang," kata Kepala PVMBG Surono, di kantornya, Jalan Diponegoro, Bandung, Jumat (24/8/2012).
Tim tersebut difokuskan mengambil sampel di Kawah Ratu, salah satu kawah yang ada di Tangkubanparahu. Tim akan mengukur temperatur kawah, komoposisi air, konten gas yang dikeluarkan kawah, dan aspek kimia lainnya.
"Kita bidik Kawah Ratu karena di situ paling banyak pengunjungnya. Tim akan mengambil sampel di sana," terangnya.
Nantinya, sampel yang diambil tim PVMBG tersebut akan dianalisis. Selanjutnya hasil analisis akan menentukan status gunung apakah tetap Waspada atau levelnya dinaikan lagi, atau bahkan diturunkan.
Menurutnya, status Tangkubanparahu akan dinaikkan jika kandungan gas Co dan Co2-nya tinggi melebihi ambang batas. "Saya takut Co2-nya tinggi," ujar lelaki yang sempat dipanggil Mbah Rono ini.
Disinggung perkiraan Tangkubanparahu untuk naik status kembali, menurut Mbah Rono tergantung konsentrasi gas dan kegempaan yang terjadi.
"Jika sudah dekati ambang batas yang diperbolehkan, mau tidak mau statusnya naik. Kalau gas Tangkubanparahu masih di bawah ambang batas, kita ukur juga kegempaannya," paparnya.
"Tim berangkat tadi pagi. Sampai sore mungkin mereka sudah pulang," kata Kepala PVMBG Surono, di kantornya, Jalan Diponegoro, Bandung, Jumat (24/8/2012).
Tim tersebut difokuskan mengambil sampel di Kawah Ratu, salah satu kawah yang ada di Tangkubanparahu. Tim akan mengukur temperatur kawah, komoposisi air, konten gas yang dikeluarkan kawah, dan aspek kimia lainnya.
"Kita bidik Kawah Ratu karena di situ paling banyak pengunjungnya. Tim akan mengambil sampel di sana," terangnya.
Nantinya, sampel yang diambil tim PVMBG tersebut akan dianalisis. Selanjutnya hasil analisis akan menentukan status gunung apakah tetap Waspada atau levelnya dinaikan lagi, atau bahkan diturunkan.
Menurutnya, status Tangkubanparahu akan dinaikkan jika kandungan gas Co dan Co2-nya tinggi melebihi ambang batas. "Saya takut Co2-nya tinggi," ujar lelaki yang sempat dipanggil Mbah Rono ini.
Disinggung perkiraan Tangkubanparahu untuk naik status kembali, menurut Mbah Rono tergantung konsentrasi gas dan kegempaan yang terjadi.
"Jika sudah dekati ambang batas yang diperbolehkan, mau tidak mau statusnya naik. Kalau gas Tangkubanparahu masih di bawah ambang batas, kita ukur juga kegempaannya," paparnya.
(hyk)