Video Koboi Cina adu domba Foke-Jokowi

Jum'at, 24 Agustus 2012 - 14:39 WIB
Video Koboi Cina adu...
Video Koboi Cina adu domba Foke-Jokowi
A A A
Sindonews.com - Video ancaman terhadap etnis keturunan Tionghoa (China) untuk tidak menggunakan hak pilihnya di putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta beredar di dunia maya. Beredarnya video ini dianggap sebagai intimidasi terhadap kaum minoritas.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari menyesali peredaran video ini. Intimidasi ini tidak seharusnya muncul. Mengingat waktu Pilkada DKI Jakarta putaran kedua sebentar lagi, 20 September 2012.

"Saya prihatin ini balik ke zaman Orba atau otoriter menggunakan intimidasi terhadap kelompok minoritas. Untuk situasi yang sudah amat berbeda, cara-cara intimidasi itu memalukan dan fireback ke pembuat," ungkap Eva melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat (24/8/2012).

Anggota Komisi III DPR RI ini pun menilai, persaingan dalam memperbutkan kursi No 1 dan 2 DKI belum berakhir. Namun, serangan dengan berbagai macam cara sudah mulai dirasakan. Apalagi bila di putaran kedua pasangan yang memakai baju kotak-kotak ini kembali mendulang kemenangan.

"Belum terpilih sudah intimidatif apalagi jika sudah berkuasa. Gertakan seperti itu hanya memperburuk citra pasangan. Saya meyakinkan bahwa era intimidasi akan berakhir jika Jokowi berkuasa," tegasnya.

Menurutnya, semakin sering pasangan Jokowi-Ahok diserang mulai dari black campaning, isu SARA dan sekarang melalui video ini, amat sangat disesalkan dan menjadi sebuah kerugian besar terhadap Jokowi-Ahok.

"Kita semua dirugikan. Demokrasi jadi enggak mutu. Kita dipancing beremosi dan tidak menggunakan rasio atau kecerdasan. Jokowi diganggu untuk memaparkan visi-misi, Foke juga dirugikan karena stigma otoriter dan kampungan," simpulnya.

Eva menyatakan, seharusnya dari kedua pasang kandidat ini ada komitmen untuk menolak diadu domba dan membangun konsensus untuk berkampanye yang mencerdaskan dan mempersatukan masyarakat pemilih. Namun apakah Timses Jokowi-Ahok akan membawa masalah ini kepada Panwaslu? Eva menjawab masih mendiskusikannya.
(hyk)
Berita Terkait
Noer Fajrieansyah Didorong...
Noer Fajrieansyah Didorong Maju Pilgub DKI Jakarta 2024
Respons PAN soal Kaesang...
Respons PAN soal Kaesang Bakal Maju Pilgub DKI: Semua Punya Hak
Ditanya Mau Jadi Gubernur,...
Ditanya Mau Jadi Gubernur, Wagub Ariza: Kita Lagi Mikirin Omicron
Pemuda Pancasila Deklarasi...
Pemuda Pancasila Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta
Demokrat Pamer Jagoan...
Demokrat Pamer Jagoan Pilgub DKI, Golkar: Pilkadanya Tahun 2024, Masih Jauh
DPD Hanura Sodorkan...
DPD Hanura Sodorkan Nama Djafar Badjeber Cawagub Jakarta, Ketua DPW Perindo: Kita Sambut Baik
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
13 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
13 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved