Gelombang 6 meter, kapal batalkan pelayaran

Selasa, 14 Agustus 2012 - 09:44 WIB
Gelombang 6 meter, kapal...
Gelombang 6 meter, kapal batalkan pelayaran
A A A
Sindonews.com - Angin kencang dan gelombang tinggi mencapai enam meter yang melanda pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir berdampak dibatalkannya penyeberangan kapal Ferry yang menghubungkan pulau Sumba dan pulau lainnya di NTT.

Masyarakat yang hendak mudikpun jadi terhambat. Dari pantauan di lapangan sejak Senin (13 Agustus 2012 sore hingga Selasa (14/8/2012) di Pelabuhan Ferry, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Kapal Ferry Ile Ape, dengan tujuan Pelabuhan Ende-Flores dan Pelabuhan Tenau-Kupang, sudah tiga malam tidak bisa berlayar sesuai dengan jadwal semestinya.

“Ini kapal pengangkut penumpang, jadi kami tak mau ambil resiko, apalagi Selat Sumba yang akan kami lalui, sesuai perkiraan cuaca yang kami lihat tinggi gelombang berkisar lima hingga enam meter,” papar Fredy, Nahkoda kapal Ferry Ile ape kepada wartawan ketika ditemui di ruang kemudi.

Tinggi gelombang dan angin kencang yang diprediksi oleh madan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lewat situsnya, demikian lanjut Fredy, yang memicunya berkoordinasi dengan pihak syahbandar untuk membatalkan pelayaran.

Kapal Ferry selain hanya bisa bersandar sambil menunggu cuaca kondusif, juga nampak sejumlah anak buah kapal (ABK) mengisi waktu dengan memperbaiki dan membenahi sejumlah komponen kapal. Sementara sejumlah penumpang yang tidak memiliki kerabat di dekat dermaga ferry itu terpaksa menginap di dek kapal dan ruang tunggu terminal penumpang.

“Kami sudah tiga malam tidur di dek kapal, mau pulang ke keluarga terlalu jauh dan buang biaya lagi,” jelas Jusuf, salah seorang penumpang tujuan kota Kupang.

Adapun hingga kini belum ada kepastian kapal ferry itu akan berlayar. Namun demikian, sejumlah penumpang memilih akan tetap bersabar menunggu walau harus tiduran dilantai terminal.

“Daripada kami pulang ke rumah, biar sudah kami tidur di lantai terminal. Toh kapalnya sudah ada. Mau berapa malam lagi nginap di sini kami pasrah saja,” papar Haidir, penumpang tujuan Ende-Flores .
(azh)
Berita Terkait
Cuaca Buruk di Pelayaran...
Cuaca Buruk di Pelayaran Bajoe-Kolaka, Bus dan Truk Terbalik di KMP Raja Dilaut
Cuaca Buruk, Ratusan...
Cuaca Buruk, Ratusan Kapal Ikan Bersandar di Pelabuhan Nizam Zachman
Penundaan Penyeberangan...
Penundaan Penyeberangan Kapal Akibat Cuaca Buruk di Maluku Utara
Cuaca Buruk di Sulsel...
Cuaca Buruk di Sulsel Diprediksi Sampai Akhir Tahun 2021
BMKG Sebut Provinsi...
BMKG Sebut Provinsi Sulsel Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem
Cuaca Buruk, Nelayan...
Cuaca Buruk, Nelayan di Makassar Diimbau Tak Melaut
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
32 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
2 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
2 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
2 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved