6 gembong curanmor dibekuk Polres Padang
Rabu, 08 Agustus 2012 - 14:00 WIB
6 gembong curanmor dibekuk Polres Padang
A
A
A
Sindonews.com - Enam orang sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dibekuk anggota Polres Kota Padang. Polisi mengamankan 80 unit kendaraan bermotor hasil curian.
Gembong curanmor Anto Anggai cs ini bisa dikatakan kelompok paling meresahkan warga Kota Padang. Kelompok ini sudah beraksi di 120 titik untuk mencuri kendaraan bermotor. Dalam aksinya, para tersangka ini tidak segan-segan melukai pemilik kendaraan.
Penangkapan ini bermula dari laporan seorang warga yang menjadi korban di kawasan Kuranji. Korban ditodong dengan senjata tajam sebelum motornya dirampas.
Dari laporan tersebut, polisi menangkap para tersangka di lokasi yang berbeda. Satu tersangka merupakan penadah.
"Setelah memetik, Anto Anggai biasanya menjual hasil curiannya ke saya," ujar Hendrizal yang menjadi penadah menjelaskan di Polres Kota Padang, Rabu (8/8/2012).
Pihak kepolisian sempat mendapat kesulitan saat akan menangkap Anto Anggai di kawasan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Anto dan Anes Bibir terpaksa ditembak petugas karena mencoba melawan petugas saat akan ditangkap.
Gembong curanmor Anto Anggai cs ini bisa dikatakan kelompok paling meresahkan warga Kota Padang. Kelompok ini sudah beraksi di 120 titik untuk mencuri kendaraan bermotor. Dalam aksinya, para tersangka ini tidak segan-segan melukai pemilik kendaraan.
Penangkapan ini bermula dari laporan seorang warga yang menjadi korban di kawasan Kuranji. Korban ditodong dengan senjata tajam sebelum motornya dirampas.
Dari laporan tersebut, polisi menangkap para tersangka di lokasi yang berbeda. Satu tersangka merupakan penadah.
"Setelah memetik, Anto Anggai biasanya menjual hasil curiannya ke saya," ujar Hendrizal yang menjadi penadah menjelaskan di Polres Kota Padang, Rabu (8/8/2012).
Pihak kepolisian sempat mendapat kesulitan saat akan menangkap Anto Anggai di kawasan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Anto dan Anes Bibir terpaksa ditembak petugas karena mencoba melawan petugas saat akan ditangkap.
(azh)